MAKASSAR, BKM–Sedikitnya tiga tokoh Partai Golkar asal Sulawesi Selatan yang bisa ditegur oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar manakala elektoral bakal calon presiden Airlangga Hartarto yang akan diajukan pada pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang masih rendah atau tidak naik.
Yang pertama ditegur adalah ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe (TP) termasuk 24 ketua DPD II Golkar di Kabupaten Kota.
Yang kedua bisa saja Ketua Bapera Sulsel John Rende Mangontan (JRM). Alasaannya karena Bapera yang dipimpin JRM diberi tugas untuk mensosialisasikan Airlangga Hartarto di Sulawesi selatan sebagai bakal calon presiden oleh ketua umum DPP Bapera Fahd El Fouz A Rafiq.
Yang ketiga tidak tertutup kemungkinan wakil ketua umum DPP Golkar Arwin Aksa. Erwin Aksa bisa ditegur sebab posisinya sebagai pendiri Rela Indonesia yang juga bertugas untuk menaikkan elektoral Airlangga Hartarto di Sulsel.
“Pak TP, JRM dan Erwin Aksa bisa saja ditegur oleh DPP Golkar,”jelas salah seorang kader Golkar Muh Hasan SL, Selasa (16/11).
Menurutnya, ketiga tokoh tersebut bahkan sudah hadir pada kegiatan konsolidasi pemenangan presiden 2024 di Grand Claro Hotel Makassar Minggu (7/11).
Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Golkar Zainuddin Amali secara berulang meminta seluruh pengurus dan kader untuk mensosialisasikan Airlangga.
Zainuddin Amali meminta agar TP lebih serius untuk mensosialisasikan ketua umum DPP Golkar Airlangga sebagai capres mendatang. “Tentu target kami menang Pak Airlangga di Sulawesi Selatan,”ujar Zainuddin.
Ketika ditanya soal elektoral Airlangga masih sangat rendah, Zainuddin mengakuinya, “Semua masih dinamis, apalagi pelaksanaan Pilpres masih lama,”jelas Zainuddin.
Mantan sekjen DPP Golkar Idrus Marham yang dihubungi soal peluang ketiganya ditegur manakala elektoral Airlangga masih rendah belum berhasil dikonfirmasi. (rif)

