MAKASSAR, BKM — Pengurus Majelis Taklim Darussalam Bumi Bosowa Permai ORW 015 Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar periode 2020-2023 kian aktif berkegiatan. Setelah sebelumnya berkolaborasi dengan pengurus Masjid Darussalam menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, pada Minggu, 21 November 2021 mereka kembali melaksanakan salah satu program kerja, yaitu tadabbur alam. Lokasinya di PPLH Puntondo, Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.
Menumpangi dua bus dan didampingi mobil pribadi para pembina, MT Darussalam dan pengurus Masjid Darussalam yang berjumlah 70-an orang berangkat pada pukul 07.30 Wita. Tiba di lokasi kegiatan pukul 09.30 Wita.
Pengurus Masjid Darussalam yang hadir, yakni Anwar Ilyas, SH, dan Kamaruddin,SE. Sedangkan dari pengurus MT Darussalam tampak Ketua Darmawati Lasunra,AMd, Wakil Ketua Nurhayati,SPd, Sekretaris Hj Rakhmaniar Basri,SPd,MSi, Bendahara Dra Sri Ilham, Wakil Bendahara Hj Nurmiah Bakri, serta Ketua Bidang Dakwah St Sahidah Azis,SPd, Ketua Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Dra Hj Nurdaliah Marsuki,MKes.

Ada pula Ketua Bidang Usaha dan Pemberdayaan Ekonomi Hj Hasrah Karim, Ketua Bidang Pendidikan dan Latihan Andi Tenri Sumpala,SPd, Ketua Bidang Organisasi dan Pengembangan Kelembagaan Hj Andi Mufidah, serta Ketua Bidang Kerjasama dan Humas St Saidah Quba. Sementara dari kalangan Pembina MT Darussalam tampak hadir Ketua ORT 002 Djassaria,SH, Ketua ORT 004 Drs Ilham Azis, dan Ketua ORW 015 Zainal Arifin.
Setiba di lokasi langsung, rombongan disambut welcome drink dari pengelola PPLH Puntondo dan perkenalan, serta penjelasan terkait lokasi di aula pertemuan. Sambil mendengarkan penjelasan pengelola PPLH Puntondo, sebagian besar peserta tadabbur alam MT Darussalam melemaskan badan dan menikmati keindahan alam sekitar yang hijau nan rindang dengan udara yang sejuk, membuat suasana benar-benar seperti berbaur dengan alam yang masih sangat natural. Sementara anak-anak (santri) TPA Darussalam peserta kegiatan tadabur alam yang ikut langsung menikmati fasilitas mainan yang telah tersedia dilokasi PPLH Puntondo tesebut.
Setelah mendengarkan penjelasan dari pengelola lokasi tadabbur alam, pengurus dan anggota MT Darussalam selanjutnya melaksanakan salat dhuha di musala yang ada, sambil bermunajat kehadirat Allah Swt hingga menjelang salat dzuhur dan makan siang.

Shalat dzuhur berjamaah diimami langsung oleh Ustas Drs Syamsuriadi P Salenda,MPd. Dilanjutkan makan siang bersama pada resto PPLH Puntondo yang arsitek bangunannya membuat peserta tadabbur alam menjadi takjub. Ditambah lagi suasana makan siang sambil memandangi hamparan laut yang membentang ke barat dari lokasi tadabbur alam.
Dalam tausyiah dengan tema Alam Terkembang Dzikir Terbentang dari Semesta Menuju Sang Khalik, Ustas Syamsuriadi mengingatkan akan kematian pada semua suasana, banyaklah berkorban, dan menjauhi gibah. Dosen Universitas Muhammadiyah Makassar ini juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota MT Darussalam, bahwa wanita itu sangatlah mudah untuk menjadi penghuni surga.
”Kegiatan tadabbur alam adalah nuansa pintu surga, karena telah jauh-jauh meninggalkan rumah hanya bertujuan mendapatkan pembelajaran untuk lebih mengenal Allah Swt melalui ciptaanNya. Membersihkan diri dan jiwa kita dari energi negatif yang mungkin saja bersemayam di hati dan pikiran sehingga kita selalu iri, dengki, sombong bahkan mengajak orang membenci orang lain,” tuturnya.

Sesi selanjutnya adalah berbaur dengan alam di lokasi sambil menikmati sejuknya desiran angin pantai, serta hijaunya pepohonan nan rindang sambil selfie, bahkan groofie bersama ustas dan pengurus serta anggota MT Darussalam. Kemudian dilanjutkan dengan snack sore dengan kopi dan teh hangat sambil melakukan pengundian arisan MT darussalam.
Hj Andi Mufidah yang didapuk sebagai koordinator kegiatan tadabbur alam MT Darussalam, mengatakan kegiatan ini memang dikemas dan disetting sedemikian rupa untuk mengaktualkan esensi dari tadabbur alam itu sendiri, dan bukan sekadar bersenang-senang.
Lebih jauh, direktris yang akrab disapa Andi Fida ini menuturkan bahwa kegiatan tadabbur alam MT Darussalam sukses dan lancar berkat dukungan pembina, penasihat, dan partisipasi aktif dari pengurus serta anggota MT Darussalam. ”Walaupun sempat diragukan oleh pihak tertentu tidak akan terlaksana, namun berkat kegigihan dan tanggung jawab bersama semua unsur Majelis Taklim Darussalam, akhirnya semua anggota puas dan senang bahkan berencana dilaksanakan lagi,” terangnya.
Ketua Majelis Taklim Darussalam Ny Darmawaty Lasunra,AMd menyampaikan rasa syukur yang luar biasa atas terlaksananya rangkaian kegiatan tadabbur alam ini karena, berjalan telah lancar dan sukses. Yang tak kalah pentingnya, karena begitu bahagianya wajah-wajah anggota MT Darussalam. Hal itu dikarenakan kegiatan tadabbur alam bukan sekadar rekreasi, namun dibarengi dengan berbagai kegiatan religi dan sosial.
”Tak lupa kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah setempat selaku pembina MT Darussalam yang selalu setia mendampingi dan mendukung setiap kegiatan kami. Terkhusus koordinator kegiatan yang telah bekerja keras untuk kegiatan tadabbur alam ini, seluruh pengurus dan anggota MT Darussalam seiring sejalan untuk kesuksesan setiap kegiatan dan salam kompak selalu,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Taklim Darussalam Hj Rakhmaniar Basri juga menyampaikan terima kasih kepada pembina, penasehat, dan pengurus masjid atas arahan, bimbingan dan apresiasinya terhadap program tadabbur alam ini. ”Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan bernilai ibadah di sisi Allah Swt,” imbuhnya.
Terpisah, Pembina MT Darussalam yang juga Ketua ORW 015 Kelurahan Minasa Upa, Zainal Arifin menyatakan bangga dan senang, karena program kerja majelis taklim berupa tadabbur alam berlangsung dengan baik. Hal ini tentu tidak terlepas dari peran dan partisipasi aktif semua komponen MT Darussalam. Termasuk mempercayakan pelaksanaan kegiatan kepada orang yang memiliki kapabilitas dan tanggung jawab yang tinggi.
”Hal ini menunjukkan bahwa Majelis Taklim Darussalam periode 2020-2023 memang secara SDM sangat unggul, karena banyak potensi yang secara akademik sangat hebat dan mampu memainkan peran dari hakikat bermajelis taklim, yaitu sebagai wadah membina dan mengembangkan ilmu agama, sebagai ruang silaturrahmi maupun kontak sosial, serta sebagai media perubahan terutama mindset, attitude, serta wawasan di dalam proses interaksi sosial maupun rasa solidaritas,” jelasnya.
Lebih jauh dosen UNM ini, menyatakan bahwa sebagai pembina melihat hal ini perlu diapresiasi serta dimotivasi secara positif, sehingga kegiatan tadabbur alam benar-benar sesuai esensinya, yaitu mempertebal iman dan takwa dengan memahami tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah Swt melalui ciptaan-Nya dengan memperhatikan tiga hal, yaitu alam semesta, manusia, dan kehidupan, sebagaimana dalam Al Qur’an surah Ar-Rum ayat 22.
”Tadabbur alam sebenarnya adalah memberi suatu pemahaman yang meyakinkan dan pasti akan adanya Allah Yang Maha Pencipta lagi Maha Pengatur,” pungkasnya. (rls)

