MALILI, BKM — Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian (Transnakerin) Luwu Timur menggelar pembinaan GMP bagi 10 pelaku IKM
olahan Pangan di Ruang Pertemuan Desa Lera, Kecamatan Wotu baru-baru ini.Pelatihan dalam rangka pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Luwu Timur khususnya IKM olahan pangan serta melihat potensi IKM olahan pangan yang semakin meningkat,
10 IKM tersebut antara lain IKM Nazusuri dari Desa Tarengge Kecamatan Wotu, IKM Rosho dari Desa Margomulyo Kecamatan Tomoni Timur, IKM Donat Haap Desa Mandiri Kecamatan Tomoni, IKM Aqifah Desa Lauwo Kecamatan. Burau, Koptan Cahaya Sehati dari Desa Beringin Jaya Kecamatan Tomoni, IKM Paramita Saleng Desa Jalajja Kecamatan Burau, IKM Sari Desa Bangun Jaya Kecamatan Tomoni, IKM Trigona Alam Lestari Desa Lanosi Kecamatan Burau, IKM Zam-Zam Bakery dari Desa Lera Kecamatan Wotu, dan IKM Saluborro dari Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu.
Pelatihan dibuka Kabid Perindustrian Dinas Transnakerin, H. Hasiming, serta dihadiri oleh Pemerintah setempat yang dilaksanakan selama satu hari dalam bentuk pemaparan teori dan pendampingan/kunjungan lapangan di lokasi produksi pelaku IKM.
Kabid Perindustrian, H. Hasiming menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Luwu Timur dimana Industri Pangan menjadi salah satu fokus dariperkembangan industri yang ada di Luwu Timur.
Hasiming juga memberikan arahan kepada peserta pelaku IKM untuk menyerap ilmu dari instruktur dengan maksimal sehingga tujuan dari kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan kemampuan pelaku IKM dapat tercapai.
“Instruktur kegiatan ini berasal dari Tenaga Penyuluh Dinas Perindustrian Provinsi Sulsel, Darmawaty ” ungkap H. Hasiming. (rls)

