PINRANG, BKM — PLN UPDK Bakaru sangat peduli dengan lingkungan sekitarnya. Salah satu bentuk kepeduliannya dengan menggelar acara sosialisasi mengenai penanganan sampah organik dan non organik untuk menjadi nilai jual bagi masyarakat. Juga bahaya listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ini dilaksanakan di Desa Bakaru, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Rabu, 8 Desember 2021. Sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Desa Bakaru, Alimuddin SiP., tokoh masyarakat dari Desa Ulusaddang, Mardiansyah, beserta masyarakat tani Desa Bakaru dan Desa Ulusaddang.
Acara ini di buka Kepala Desa Bakaru Alimuddin. Pada kesempatan tersebut, Alimuddin menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah peduli dan mau memperhatikan masyarakat tani di Desa Bakaru. Khususnya pada pengelolaan sampah dan bercocok tanam.
”Minimnya pengetahuan masyarakat terkait bercocok tanam pada daerah ketinggian ini yang membuat tanah apabila memasuki musim penghujan sering mengalami longsor akibat berkurangnya kemampuan tanah dalam menyerap air. Semoga setelah kegiatan ini, kita semua dapat melakukan yang terbaik demi desa kita,” kata Alimuddin.
Sementara itu, Manager Bagian Keuangan dan Umum PLN UPDK Bakaru, Supiatun, dengan kegiatan kali ini, masyarakat dapat lebih meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah dan pola cara bercocok tanam yang baik pada daerah ketinggian.
”Dimana kondisi saat ini, alam dalam keadaan butuh perhatian kita semua. Adapun dalam penanganan sampah organik dan non organik ini semoga dapat meningkatkan penghasilan masyarakat tani terutama pada Desa Bakaru dan Desa Ulusaddang,” ungkap Supiatun.
Diawali dengan kegiatan sosialisasi bahaya listrik yang dibawakan I Dewa Made Bakti Pramana, Pejabat Pelaksana K3 dan Keamanan PLN UPDK Bakaru yang selanjutnya kegiatan sosialisasi penanganan sampah organik dan non organik dibawakan Ali Topan.
Acara yang berfokus pada pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos ini mendatangkan tiga narasumber berkompeten dibidangnya, yakni Ali Topan, Direktur Bank Sampah Induk Peduli Pinrang sebagai narasumber utama.
Ali Topan sendiri merupakan penerima pernghargaan khusus KALPATARU 2021 sebagai Pemuda Inspiratif Advokasi Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pandy, Direktur HM Thamrin Farm, dan Ali Imran, Direktur Bank Sampah Unit HM THAMRIN Farm & Rumah Kompos Bungi yang menjelaskan proses pembuatan pupuk kompos dari bahan-bahan yang sering dijumpai masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini bertujuan sebagai langkah antisipasi cuaca yang kini sudah mulai masuk musim penghujan. Apalagi, beberapa perkebunan masyarakat yang terletak di ketinggian telah mengalami longsor atau amblas. Diharapkan ke depannya, masyarakat dapat lebih memperhatikan pengelolaan sampah dan cara bercocok tanam yang baik khususnya pada daerah ketinggian. (mir)
Gandeng Pegiat Peduli Lingkungan, PLN Sosialisasikan Penanganan Sampah dan Bahaya Listrik
×

