POLMAN, BKM — Desa Tuttula merupakan salah satu desa dari hasil pemekaran DesaRappang sekitar 13 tahun silam. Kini telah melewati masa dua kali periode pemilihan Kades yang berlangsung cukup demokratis. Mayoritas mata pencaharian masyarakat petani coklat kehidupannya tekesan sejahtera, rukun dan damai dinahkodai seorang Kades yang arif, bijaksana, merakyat dan sederhana.
Kades Tuttula Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar Syamsuddin saat ditemui BKM dikediamannya tampak bersahaja dan sederhana. Keramahan dan memiliki wawasan religi yang baik patut dicontoh dalam melaksanakan pembangunan dan pemerintahan desa dinahkodainya, BKM saat berkunjung terkesan terasa lain dari desa lain.
Menurut Kades apa yang biasanya tidak bisa dilakukan orang lain kadang-kadang disini bisa dia lakukan meskipun hal itu sedikit demi sedikit dalam hal
pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Soal membangun biasanya jika memprogramkan 10 kegiatan, hasilnya terealisasi bisa mewujudkan sampai 12 program kegiatan.
”Semua ini berkat dukungan,partisipasi dan kerjasama tokoh masyarakat dan stakeholders lainnya di Desa Tuttula,” ujar sang Kades.
Syamsuddin berprinsip biarlah uang APBDesa habis yang penting habisnya dimasyarakat artinya uang habis demi untuk pembangunan buat kepentingan umum dan kesejahteraan masyarakat.
”Semoga niat dan pikiran kami masih tetap seperti itu karena jabatan adalah amanah dan pengabdian dari awal sudah diniatkan mengabdi sesuai aturan dan etika, sekalipun hidup kita sederhana, biarlah yang maha kuasa yang
menilainya,” tandas Syamsuddin. (*)

