pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Seribu Jurus Mendongkrak Vaksinasi di Sulsel

BANTAENG, BKM — Beragam cara dilakukan Pemprov Sulsel meningkatkan angka vaksinasi warga. Teranyar adalah ancaman bagi ASN atau perangkat pemerintah lain yang abai dengan vaksin bakal kehilangan tunjangan.

Salah satu kepala daerah yang mengambil sikap tegas pada ASN yang enggan dan tidak mau melakukan vaksinasi covid-19 adalah Bupati Bantaeng, Ilhamsyah Azikin. Dalam rapat koordinasi yang digelar pekan lalu, Ilhamsyah dengan tegas mengeluarkan ancaman bagi ASN yang tidak mau divaksin.
Tidak tanggung-tanggung ancaman sanksi yang disiapkan adalah penghapusan tunjangan kinerja. “Jika ada ASN di Bantaeng yang menolak divaksin, tunjangan kinerja dihapuskan. ASN mesti menjadi teladan bagi masyarakat lain akan pentingnya vaksinasi ini,” katanya.
Ilhamsyah mengatakan vaksinasi covid-19 merupakan ikhtiar pemerintah dalam upaya menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) untuk pencegahan penyebaran virus covid-19. Oleh karenanya ASN sebagai aparat pemerintah harus menjadi contoh bagi masyarakat lain dalam mendukung ikhtiar ini.
Selain menjadi teladan, ASN juga diminta mengajak masyarakat di tempat domisilinya untuk berbondong-bondong ke Puskesmas atau layanan kesehatan lainnya melakukan vaksin. Di daerah, ASN memang kerap didengar masyarakat sekitarnya.

Selain Ilhamsyah, kepala daerah lainnya di Sulsel yang juga bersikap tegas terhadap program vaksinasi adalah Wali Kota Palopo, HM Judas Amir. Judas menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk turun tangan langsung memonitor vaksinasi warganya.
“Pak lurah mohon data semua warganya yang sudah divaksin. Foto kartu vaksinnya dan kirim ke saya,” kata Judas dalam pertemuan konsolidasi penanganan vaksinasi beberapa hari lalu.
Di samping menginstruksikan lurah dan camat, Judas juga memberi penekanan khusus pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka di semua jenjang sekolah di Palopo. Secara tegas Judas menginstruksikan guru dan siswa untuk mengikuti vaksinasi.
Menurut Judas, guru dan siswa yang belum menjalani vaksinasi tidak dibolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. “Yang belum vaksin, jangan ikut sekolah tatap muka. Sekolahnya daring saja,” tegas Walikota Palopo itu.
Sikap tegas Bupati Bantaeng, Ilhamsyah Azikin dan Walikota Palopo, Judas Amir mungkin bisa ditiru oleh kepala daerah di wilayah lainnya dalam upaya meningkatkan tingkat partisipasi warga dalam melakukan vaksinasi covid-19. Sebab, vaksinasi covid-19 merupakan jalan terbaik dalam mencegah penyebaran virus ini. (fp)




×


Seribu Jurus Mendongkrak Vaksinasi di Sulsel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link