ENREKANG,BKM.COM–Puluhan warga Dusun Cece pebu,Desa Sumillan,Kecamatan Alla-Enrekang terlibat aktif gotong royong dalam pelaksanaan bedah rumah milik Rudi,Senin (03/01/2022).
Mereka sangat bersemangat dapat ikut terlibat dengan suka rela dalam kigiatan program rumah tidak layak huni (RTLH) bantuan dari Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Enrekang sebesar Rp10 juta.
Selain terlibat dalam pembagunan bedah rumah tersebut,masyarakat setempat juga ikut berpartisipasi membantu menyumbangkan dana komsumsi dan kekurangan bahan seperti kayu,atap (seng) dan lain-lain.
Berkat dengan hasil gotong royong yang tunjukan warga setempat,pembangunan rumah tidak layak huni tersebut berhasil didirikan hanya dalam jangka satu hari saja.
“Alhamdulillah,terima kasih Baznas dan masyarakat yang ikut membantu membagun rumah saya,”kata Rudi saat ditemui dilokasi,Senin (03/01/2022).
Sementara kepala Desa Sumillan,Sudirman menyabut antosias parogram bedah rumah yang didaptkan oleh salah satu waraganya dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat.
“Program bedah rumah Baznas ini sangat bermanfaat bagi warga yang tergolong kurang mampu apa lagi dimasa Pandemi Covid-19 ini,”sebut Sudirman.
Terpisah,komisioner Baznas Enrekang,Kadir Lesang mengatakan bantuan bedah rumah ini sebagai bentuk kepedulian Baznas dan pemerintah bagi yang berhak menerima.Tentu dengan melibatkan berbagai unsur,mulai para muzakki yang secara rutin membayarkan zakatnya kepada Baznas sehingga bantuan bedah rumah ini bisa terlaksana.ujar Kadir Lesang.
“Terima kasih kepada seluruh Muzakki di mana pun berada yang telah menyalurkan Zakat,infaq dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Enrekang.Semoga Allah SWT selalu memberikan pahala kepada kita, memberkahi harta kita,dan menjadikannya pembersih dosa kita,”ujar Kadir Lesang.(suka)

