GOWA, BKM–Seorang pecinta sepakbola yang masih tercatat sebagai mahasiswa pada Fakuktas sosial politik (Sospol) Universitas Hasanuddin Muh Alif Baso Mahendra mengaku mulai tertarik dengan dunia politik.
Usianya masih muda, penampilannya kalem bahkan terkesan pendiam. Namun dibalik itu, Baso demikian Muh Alif sering dipanggil rupanya anak yang peramah dan santun.
Memiliki semangat yang besar serta didukung dengan dorongan keluarga yang kuat, maka ia ingin tampil pada kancah politik praktis pada pemilihan anggota legislatif 2024 nanti.
Bungsu dari tiga bersaudara ini mulai memperkenalkan diri lewat gelaran turnamen sepak bola mini usia 17 tahun ke atas yang diadakan di Desa Taeng Kecamatan Pallangga.
Kehadiran Baso lalu mendapat dukungan warga secara spontan. Baso pun memberi apresiasi atas dukungan warga.
“Ada hal yang saya mau tanya ke kita semua, apakah saya sudah pantas untuk maju dan apakah bapak dan ibu semua yang hadir setuju jika saya maju dalam pileg 2024 mendatang,” tanya Baso kepada warga yang hadir menyaksikan pertandingan pembukaan antara Tim 1 Taeng VS Tim Dari Kecamatan Bontomarannu yang disambut seruan pantas dan setuju dari seribuan penonton yang ada sore itu.
Baso menuturkan, mengawali langkahnya untuk terjun ke dunia politik, memang harus memperkenalkan diri dari sekarang. “Saya sadar bahwa untuk dikenal di masyarakat memang butuh perjuangan yang tidak mudah. Dalam teori politik, dikenal saja tidak cukup. Namun yang terpenting bagaimana masyarakat menyukai kita dan kemudian pilihannya jatuh sama kita. Nah, untuk sampai di titik itu butuh perjuangan dan kerja keras mulai dari sekarang,”pungkasnya. (rif)

