MAKASSAR, BKM — Keinginan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk menjadikan kawasan Jalan Nusantara sebagai kawasan kuliner akan terwujud. Danny sapaan akrab wali kota, bahkan menargetkan akan memulai menata kawasan Nusantara sebelum memasuki Bulan Suci Ramadan.
Danny juga berharap, dalam penataan kawasan Nusantara nantinya tidak ada lagi gesekan seperti pengrusakan ataupun pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawan yang bekerja di tempat hiburan malam (THM).
Rencananya juga, pemkot akan memberikan pelatihan sebagai pramusaji agar karyawan yang bekerja di THM dapat tetap bekerja di pusat kuliner nusantara.
“Jelang Ramadan kawasan Jalan Nusantara sudah mulai dikerjakan dan hasilnya baru akan dilihat akhir tahun. Pusat kuliner tersebut akan menjajakan aneka ragam jenis makanan khas Makassar seperti, Pallubasa, coto, kondro, ikan bakar, ataupun coffe,” ujar Danny saat melakukan pertemuan bersama owner THM di salah satu cafe di Jalan Nusantara, Rabu (30/3).
Terkait rencana penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) soal penataan Jalan Nusantara menjadi pusat kuliner, wali kota berlatar belakang arsitek itu mengaku, masih merencanakan dan mencari waktu yang tepat.
“Untuk penandatanganan MoU bersama pemilik usaha, dan pengelola kawasan di Jalan Nusantara masih diperlukan beberapa tahapan setelah melakukan diskusi,” katanya.
Ditempat yang sama, Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM), Zulkarnain Ali Naru yang mewakili para owner THM di kawasan Jalan Nusantara mengatakan, AUHM siap membantu dan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Makassar untuk menjadikan kawasan Nusantara menjadi pusat kuliner. Bahkan Zul mengaku sama sekali tidak memiliki kendala untuk menjadikan kawasan Nusantara menjadi kawasan kuliner.”Kami siap membantu dan kami rasa sama sekali tidak memiliki kendala,” singkatnya. (arf/war)
Danny Target Tata Nusantara Sebelum Ramadan
×

