MAKASSAR, BKM – Dinas Pendidikan Kota Makassar mengeluarkan surat edaran perpanjangan masa pembelajaran dalam jaringan (daring) atau pembelajaran jarak jauh.
Sebelumnya, Disidk menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) selama tiga hari, yakni 21-23 Februari. Namun melihat kondisi yang terjadi saat ini, pembelajaran secara online dilanjutkan hingga akhir Februari mendatang.
“Perpanjang sistem pembelajaran daring ini dilakukan untuk menghindari merebaknya kasus covid-19 di sekolah,” tegas
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin Mustakim, Kamis (24/2).
Sejauh ini, jelas Muhyiddin, pertambahan kasus covid-19 di Makassar memang cukup tinggi. Bahkan ada sejumlah sekolah terpaksa di-lockdown saat proses pembelajaran tatap muka berlangsung.
“Pembelajaran daring diperpanjang sampai Sabtu 26 Februari 2022. Karena Minggu dan Senin libur, jika kondisi sudah memungkinkan, PTM kembali akan digelar Selasa pekan depan,” kata Muhyiddin.
Sebelum kebijakan ini dikeluarkan, Disdik Makassar dan seluruh kepala sekolah telah melakukan rapat koordinasi dengan ahli epidemiologi pada 23 Februari.
“Pembelajaran tatap muka (PTM) baru kembali digelar pada 1 Maret 2022,” tutur dia.
Meski aktivitas pembelajaran di sekolah ditiadakan, namun proses vaksinasi bagi peserta didik tetap berlangsung. Khusus vaksinasi tingkat SD mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan puskesmas.
“SD yang belum mencapai vaksinasi 100 persen agar menghubungi pihak puskesmas untuk dijadwalkan I dan II,” beber dia.
Selain karena pertimbangan kasus Covid-19, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk selama periode tersebut. (rhm)

