pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga Maros Masih Keluhkan Tingginya Harga Minyak Goreng

MAROS, BKM — Warga Kabupaten Maros masih mengeluhkan tingginya harga jual minyak goreng.
Salah satunya di Kecamatan Cenrana. Harga minyak goreng di daerah tersebut terpantau menembus harga Rp30.000 per liter. Tuti, seorang ibu rumah tangga di daerah tersebut juga mengeluhkan kondisi tersebut.
”Selain harganya mahal, minyak goreng juga cukup langka. Jadi mau tidak mau saya harus beli dengan harga Rp30.000 per liter,” katanya, Minggu (13/3).

Dia mengaku membeli minyak dengan harga tidak wajar, karena terpaksa. Mengingat, semua toko retail di daerahnya kosong. ”Kalau pun ada yang menjual, itu sangat terbatas, serta harus mengantre berjam-jam baru bisa mendapatkan,” ucapnya.
Hasriani, warga Kecamatan Marusu, juga mengeluhkan hal yang sama. Dimana harga minyak mencapai Rp60.000 ribu per dua liter. ”Sekarang harga minyak goreng macam-macam. Ada yang jual Rp60.000 per dua liter. Paling murah itu Rp38.000,” ungkapnya.

Dia mengaku, untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga murah, dia rela antre mulai dari pukul 08.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. ”Saya kan menjual gorengan. Makanya, setiap hari saya berburu minyak. Terkadang juga saya hanya mendapatkan 1 pounch. Mau beli minyak dengan harga yang mahal, bisa bisa saya rugi,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kopumdag Maros, To Wadeng, mengaku telah mendengar informasi mengenai harga minyak goreng yang mencapai Rp30.000 di beberapa daerah. ”Di pasar kami tidak bisa memaksa mereka untuk menurunkan harga. Karena mereka punya alasan membeli dengan harga mahal juga,” katanya.
Makanya, salah satu langkah yang akan ditempuh pihaknya untuk menstabilkan harga minyak adalah dengan melakukan operarsi pasar di beberapa kecamatan. ”Sehingga jika dilakukan operasi pasar, kita berharap harga minyak goreng bisa kembali normal. Dengan begitu, mereka yang menjual dengan harga tinggi, maka barangnya tidak akan laku,” tutupnya. (ari/c)




×


Warga Maros Masih Keluhkan Tingginya Harga Minyak Goreng

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link