pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Diduga Dianiaya, Kakek 78 Tahun Tewas

BANTAENG, BKM — Seorang kakek berusia 78 tahun Nuru Saali ditemukan tewas di area pengelolaan pemurnian bijih nikel PT Huady Nickel Alloy (HNA), Selasa (17/5). Nuru adalah warga kampung Mawang, Desa Papanloe, Kecamatan Pa’jukukang.
“Dia (korban, red) ditemukan di tumpukan serpihan slag (bahan pemurnian bijih nikel)”, ujar sumber.
Menurut pihak PT HNA sesuai dalam LP nomor LP/B/187/V/2022/SPKT/POLRES BANTAENG/POLDA SULSELtertanggal 17 Mei 2022, bahwa korban bersama seorang temannya memasuki area PT HNA tanpa izin. Saat tepergok, korban (terlapor) bersama temannya melarikan diri. Sialnya, korban terjatuh di atas tumpukan serpihan slag yang mengakibatkan korban menderita luka di bagian kepala.

Nuru dan temannya lalu dievakuasi pihak keamanan ke klinik PT HNA. Karena lukanya parah dan tidak dapar ditangani di klinik HNA, Nuru lalu dirujuk ke klinik Do’i di Tanetea, Desa Nipa-nipa, Pa’jukukang. Selanjutnya Nuru dipindahkan ke RSUD Prof Anwar Makkatutu dan menghembuskan nafas terakhirnya, Rabu (18/5) pagi.

Kejadian ini berimbas dengan adanya demonstrasi yang dilakukan keluarga dan warga Papanloe di depan gerbang masuk PT HNA, Rabu (18/5). Pengunjuk rasa menutup jalan poros nasional yang mengbungkan Bantaeng – Bulukumba. Mereka menuntut kejelasan penyebab kematian Nuru.
Sementara itu, Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Kumara, melalui Humas Polres, menyatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus ini dengan melibatkan personel dari Polda Sulsel.
Ditambahkannya, bahwa korban bersama temannya masuk ke kawasan PT HNA mengambil serpihan slag tanpa izin dari pihak perusahaan. (wam/C)



×


Diduga Dianiaya, Kakek 78 Tahun Tewas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link