pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pekerja PT Huadi Kecelakaan, Wajah Melepuh

BANTAENG, BKM — Kecelakaan kerja kembali terjadi untuk kesekian kalinya di PT Huadi Nickel Alloy di Desa Papan Loe Kecamatan Pa’jukukang. Kali ini menimpa, Khaerul Amri (26), warga Borong Kalukua, Kelurahan Tanah Loe, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaeng.
Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) Disnakertrans Provinsi Sulsel Wilayah IV (Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Selayar), Andi Sukri, Kamis (2/6) mengatakan, pihaknya langsung menuju TKP untuk mengetahui dari dekat kejadian yang sebenarnya.

“Begitu saya mendapat informasi bahwa terjadi lagi kecelakaan di Huadi, saya langsung menuju lokasi”, katanya.
Dipaparkan Andi Sukri, korban sudah ditemui dan diambil keterangannya untuk dijadikan bahan laporan. “Saya sudah bertemu korban dan menanyakan kronologisnya”, paparnya.
Menurut Amri (sapaan korban), tragedi yang menimpa dirinya terjadi, Jumat, pekan lalu, pda jam istirahat. “Peristiwa ini terjadi sesaat sebelum istirahat untuk makan siang”, akunya.

Menurut Sukri, tidak perlu ada yang disalahkan dalam peristiwa ini. Baik pekerja maupun perusahaan. Alasannya, kata dia, pihak perusahaan sudah melengkapi pekerjanya dengan Alat Pelindung Diri (APD).
Begitupun korban, sudah mengenakan APD pada saat bekerja. Hanya saja, lanjut Andi Sukri, sewaktu korban bergegas mau makan siang, tetiba dia teringat harus mengisi material dengan menekan tombol otomatis.

Hanya saja, korban sudah melepas kaca helm pengaman wajah dan kaos tangannya sebelum menekan tombol untuk menyalakan tungku pembakaran.
Pada saat menekan tombol tungku, dia sudah tidak mengenakan helm pengaman wajah dan melepas kaos tangannya. Beruntung jaket dan celana APD belum dilepas.
“Saya pikir hanyaa untuk menekan tombol dan sudah jam istirahat, maka saya buka kaca helm dan kaos tangan saya”, tuturnya.
Akibat kelalaian kecil ini, wajah korban melepuh pada hari kedua setelah kejadian. “Wajah saya tidak terbakar karena bukan api yang menyulut ke saya tapi hawa panas dari tungku pembakaran”, terangnya.

Posisi korban berjarak tujuh meter dari tungku pembakaran bijih nikel. “Posisi masih dalam zona bahaya atau tidak aman. Jadi seyogyanya, korban harus tetap mengenakan APD lengkap”, jelasnya.
Atas kejadian ini, dia menyarankan agar perusahaan mengadakan pelatihan terkait pemahaman pentingnya aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) terhadap semua yang bertugas di perusahaan. (wam/C)



×


Pekerja PT Huadi Kecelakaan, Wajah Melepuh

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link