MAKASSAR, BKM–Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan akan terus melakukan evaluasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Sulsel.
Meski PPDB tingkat SMA/SMK sudah selesai, namun menyisahkan sejumlah catatan. Salah satunya adalah sistem aplikasi yang sering eror.
Untuk itu, Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Rahman Pina mengatakan meski PPDB tingkat SMA/SMK telah selesai, namun pihaknya masih harus melakukan evaluasi untuk tahun depan.
Rahman Pina menyebutkan PPDB masih ada sejumlah masalah khususnya sistem aplikasi dan itu disemua sekolah.
“Misalnya ada yang mendaftar di Makassar tapi lulus di luar Kota Makassar, ada lulus di Makassar tapi verifikasinya di Jeneponto,” kata Rahman Pina saat ditemui di DPRD Sulsel, Selasa (5/7).
Rahman Pina yang juga legislator Partai Golkar Sulsel ini menuturkan kedepan perlu diperbaiki dan dipastikan sistem aplikasi lebih baik nantinya dibanding sekarang. “Tidak boleh lagi mengulangi kesalahan, jangan sampai terulang di tahun 2023 nanti,”harap Rahman Pina.
Ketika ditanya soal provider internet yang didiga menjadi kendala. Rahman Pina menyebutkan provider tidak masalah. Karena provider yang digunakan bukan Telkomsel atau Indosat maupun sebaliknya.
“Mestinya yang kerja tahun ini seperti tahun sebelumnya, kalau tidak salah 2018 atau 2019, mestinya tidak terulang hal yang sama,” tuturnya.
Namun yang perlu disikapi yakni pendaftaran sistem zonasi, jalur akademik maupun jalur asperemasi. “Semua orang bisa monitor jarak jauh rumahnya semuanya mulai bagus dan mulai melakukan perbaikan,” jelasnya. (rif)

