pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

13 Desa di Maros Resmi Miliki Internet

MAROS, BKM — Sebanyak 13 desa di Kabupaten Maros resmi memiliki internet desa. Ini ditandai dengan launching Internet Desa–Gosyen Net (G-NET) yang dilakukan langsung Wakil Menteri Desa, Pembangunan, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Budi Arie Setiadi, dalam acara Syukuran Hari Jadi ke-63 Kabupaten Maros, di Gedung Serbaguna Kabupaten Maros, Rabu (27/7).

Wakil Menteri Desa, Pembangunan, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Budi Arie Setiadi mengatakan, sebagai langkah awal dalam digitalisasi desa adalah dengan pembuatan website di setiap desa. Di era digital ini, hampir semua desa sudah terjangkau oleh jaringan internet.
”Memang belum semuanya. Untuk itu, remaja dan pemuda di desa perlu digerakkan untuk terlibat langsung dalam pembangunan desa dengan fasilitas digital,” sebutnya.

Dia juga meminta agar internet desa ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengelola potensi yang dimiliki desa. Agar semua desa bisa mandiri dalam mengelola semua potensi yang dimiliki, seperti pertanian dan pariwisata.
Ia juga mengatakan, perekonomian tidak lagi terletak di kota. ”Pusat aktivitas produksi ada di desa-desa. Maka perlu disiapkan adalah mendorong inovasi dan digitalisasi masuk desa,” sebutnya.

Menyoal itu terkait BUMDes, Budi menyebut harus digunakan untuk mendorong perekonomian di desa. BUMDes itu berhasil bila mampu berguna buat masyarakat desa. Jika BUMDes maju, warganya juga harus maju. BUMDes harus memberikan kontribusi untuk PAD.
”Seperti yang terjadi di Malang dan Klaten, daerah tersebut sudah mampu memberikan PAD hingga Rp3 miliar,” paparnya.
Turut hadir dalam acara syukuran HUT ke-63 Kabupaten Maros adalah Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama jajaran Forkopimda. Saat acara berlangsung, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan berbagai aspirasinya serta menjelaskan rasa kebanggaannya kepada Kabupaten Maros karena telah meraih prestasi yang banyak khususnya penyediaan Internet Desa Gosyen Net (G-NET) oleh PT Gosyen Sejahtera Utama.

Menurut Sudirman, sebagai daerah yang berkembang, tentu Maros harus berbangga dengan pola eksistensi yang sudah digagas dengan berbagai upaya. ”Khusus di Kabupaten Maros, tidak bisa dipungkiri ini adalah wilayah yang masyaraknya merasakan nyaman dan aman karena kemitraan pemerintah daerah yang terasa betul, jadi tidak perlu diragukan bentuk tranparansinya,” terangnya.

Website di setiap desa dapat dijadikan sebagai sarana untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan pembangunan desa. Bukti nyata oleh PT Gosyen Sejahtera Utama dalam hal ini Gosyen Net (G-NET) menyediakan jaringan internet di 13 desa yang sudah terkoneksi internet, yakni Desa Moncongloe, Moncongloe Lappara, Moncongloe Bulu, Bonto Marannu, Bonto Bunga, Toddopulia, Sudirman, Allaere, Pucak, Tompobulu, Bonto Tallasa, dan Tanete.

Sementara itu, Bupati Maros, HAS Chaidir Syam mengaku bersyukur berkat kerja sama antar OPD dan keterbukaan masyarakat kepada pemerintah daerah, sehingga mampu menjadikan Maros semakin berkembang serta mampu berinovasi dengan memanfaatkan banyak potensinya,” kata HAS Chadir Syam.
”Tadi kita juga merangkaikan perayaan hari jadi ini dengan memberikan penghargaan untuk orang-orang yang telah berinovasi dan berkoontribusi untuk Kabupaten Maros. Sekaligus menandatangani MoU terkait program pemerintah ke depan. Semoga dengan ini semua, kita jadikan Maros sebagai kabupaten percontohan,” pungkas mantan ketua DPRD Maros itu. (ari/c)




×


13 Desa di Maros Resmi Miliki Internet

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link