WAJO,BKM — Duet Bupati-Wabup Wajo, Amran Mahmud-Amran menjadikan ekonomi kerakyatan sebagai salah satu prioritas. Hal ini diwujudkan dalam program penataan pasar yang diharapkan menunjang pembangunan daerah.
Teranyar, pasangan ini kompak hadir meresmikan penggunaan Pasar Rakyat Mini Sengkang (Pasar Mini) di Kecamatan Tempe, Senin (29/8). Peresmian dirangkai syukuran yang digelar para pedagang pasar.
Keduanya tiba di lokasi pukul 22.00 Wita usai mengikuti agenda lain. Meski sudah agak larut malam, keduanya tetap disambut antusias para pedagang serta lantunan doa dan zikir majelis taklim.
Dia menyampaikan kesyukurannya atas selesainya pembangunan Pasar Rakyat Mini Sengkang. Menurutnya, pasar adalah tempat yang baik untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di Kota Sengkang.
“Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesabaran dan keikhlasan dari para penjual untuk menjual di tempat darurat sejak kebakaran pasar mini pada tahun 2018 lalu,” jelasnya.
Amran mengurai bahwa sejak pandemi Covid-19 melanda secara global membawa pertumbuhan ekonomi Wajo pada minus 1,17 persen pada 2020. “Namun, karena sinergitas semua pihak, tahun 2021 kita mampu bangkit menjadi 6,77 persen, di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi Sulsel dan nasional,” paparnya.
Amran berpesan agar Pasar Rakyat Mini Sengkang bisa dimanfaatkan dengan baik dan bisa mendongkrak perekonomian. “Saya harapkan agar pasar ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ke depannya, dengan sinergitas kita semua, dengan semangat kerja sama dan kebersamaan kita, insyaallah saya yakin ekonomi kita akan lebih menggeliat dan lebih bangkit lagi,” tambahnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Wajo, Ambo Mai, menjelaskan pembangunan Pasar Rakyat Mini Sengkang merupakan gabungan dari tiga sumber pendanaan.
“Untuk bangunan utama bersumber dari APBN. Lalu, untuk bangunan tambahan di sisi kiri bangunan induk bersumber dari APBD Kabupaten Wajo serta untuk bangunan tambahan di sisi depan, kiri, dan belakang dari kesepakatan swadaya para pedagang,” bebernya. (ono/C)

