pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

NutriVille, Solusi Bagi yang Kekurangan Kolagen

BEGITU galau hati Dewi, ketika melihat kulit tubuhnya yang kering dan keriput. Terutama di bagian tangan. Dia jadi kehilangan rasa percaya diri dengan kulitnya yang tampak lebih tua dari usianya. Sangat jauh berbeda dengan sejumlah teman sebayanya yang juga masih berusia belia. Padahal, kalau soal perawatan dari luar, Dewi tidak kalah dengan perempuan lainnya.
Sebenarnya, cukup banyak Dewi-Dewi lainnya di luar sana, memiliki kulit kusam. Namun mereka tidak menggubrisnya. Kebanyakan dari mereka itu berasumsi kalau kulit kering dan kerutan diakibatkan faktor usia yang memang sudah menuju pada penuaan.
Penyebab dari terjadinya masalah kulit ini bukan semata-mata pada faktor bertambahnya usia. Namun juga adalah kurangnya asupan kolagen di dalam tubuh. Berkurangnya kuantitas dan kualitas elastin serta kolagen pada daerah dermis membuat kekenyalan kulit menurun. Sehingga tampak bertambahnya kerutan, hilangnya elastisitas, dan perubahan warna kulit.
Kemampuan tubuh memproduksi kolagen menurun drastis seiring bertambahnya usia, gaya hidup seperti merokok, kurang tidur, makan tidak bergizi seimbang, hingga paparan sinar matahari. Padahal, kolagen bertugas menyediakan komponen building blocks untuk kulit dan elastin serta mengikat reseptor di fibroblas yang terletak di lapisan dermal untuk merangsang sintesis kolagen serta asam hialuronat.
Seperti disampaikan dokter speasialis gizi klinik dr. Yohan Samudra Sp.GK., dalam temu media bersama Nutriville di Jakarta beberapa hari lalu, kolagen itu sendiri memang sudah terdapat di dalam tubuh setiap orang. Hanya saja, semakin bertambahnya usia maka jumlah kolagen di dalam tubuh akan semakin berkurang.
Kolagen itu adalah protein. Jadi 30 persen dari seluruh protein yang ada di dalam tubuh itu adanya kolagen. Kolagen terdapat pada kulit, rambut, tendon, tulang rawan, dan tulang, itu kolagennya banyak. Khusus di kulit, kolagen terdapat di lapisan tengah kulit atau dermis. Kolagen sendiri dibentuk dari asam amino glisin, prolin, dan hidroksiprolin yang bentuknya seperti heliks.
Untuk mempertahankan kolagen dalam tubuh maka bisa dengan mengonsumsi makanan atau minuman berkolagen. Beberapa makanan berprotein tinggi yang mengandung kolagen di antaranya ada ikan, unggas, daging, telur, susu, kacang-kacangan, dan kedelai.
Sementara untuk makanan yang mengandung nutrisi seperti seng yang dapat membantu produksi kolagen ialah kerang, kacang-kacangan, biji-bijian, serta vitamin C dari buah seperti jeruk, beri, sayuran hijau, paprika, dan tomat. Jika dirasa masih kurang, maka bisa juga ditambahkan dengan mengonsumsi minuman berkolagen.
Dokter Yohan menjelaskan, fungsi kolagen pada kulit untuk menjaga kekencangan, elastisitas, serta kelembapan kulit. Itu sebabnya, kulit yang nampak keriput, kendor, dan kering bisa jadi tanda menurunnya kadar kolagen. Meski secara alami, kadar kolagen memang akan turun sekitar 1 sampai 3 persen per tahun, mulai usia 30-an tahun.
”Pada perempuan, penurunan kolagen bisa lebih cepat terjadi selama 4 sampai 5 tahun pertama pasca-menopause, karena faktor hormon. Kolagen bisa menurun sampai sekitar 30 persen dalam setahun,” ucap dokter Yohan.
Lantas, apakah dengan mengonsumsi kolagen secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif bagi tubuh? Menurut dokter Yohan, berdasarkan penelitian yang dibacanya, sejauh ini tidak ada dampak negatif jika mengonsumsi kolagen berlebihan.
Kalau pun berlebihan karena dia balik lagi ke arah protein. Maka akan tetap dipakai tubuh. Lebih bagus kelebihan protein daripada kelebihan lemak, kelebihan karbo Namun, konsumsi kolagen butuh dibatasi jika orang tersebut mungkin sudah memiliki penyakit bawaan, seperti ginjal. Namun jika ginjalnya sehat, maka mengonsumsi protein hingga 2 kali berat badan pun tidak akan menjadi masalah dan tak akan merusak ginjal.
Lalu berapa banyak makanan perlu dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan kolagen harian? Dokter Yohan menjelaskan, protein itu kalau untuk orang dewasa sekitar 1 gram dikalikan berat badan. Jika berat badan 60 kilogram, jadi sekitar 60 gram jumlah protein yang dibutuhkan.
Studi tahun 2019 dari 11 penelitian dengan total 805 pasien menggunakan kolagen hidrolisat, 2,5g-10g/hari, selama 8-24 minggu, untuk pengobatan ulkus dekubitus, xerosis, penuaan kulit, dan selulit. Dua penelitian lain menggunakan kolagen tripeptida, 3g/hari selama 4 hingga 12 minggu. Suplemen kolagen oral tampak berefek dalam penyembuhan luka juga penuaan kulit dengan meningkatkan elastisitas kulit, hidrasi dan kepadatan kolagen kulit. Studi lainnya, yaitu studi meta-analisis tahun 2021 dengan total 1.125 peserta berusia antara 20 dan 70 tahun (95 persen wanita) menunjukkan suplementasi kolagen terhidrolisis meningkatkan hidrasi kulit, elastisitas, dan mengurangi kerutan selama konsumsi 90 hari.

AHEB Hadirkan Minuman Kolagen NutriVille

Tubuh manusia akan menua secara alami seiring bertambahnya usia. Kondisi kulit jadi salah satu tanda penuaan yang paling mudah terlihat, seperti keriput, flek hitam, dan nampak kendur. Proses penuaan secara alami, terutama di kulit, erat kaitannya dengan kadar kolagen dalam tubuh.
Semakin rendah kadar kolagen, maka tanda penuaan pada kulit juga bisa lebih cepat terjadi. Karena aging bukan hanya perkara usia. Kulit juga bisa menua karena penurunan kolagen dalam tubuh.
Bagi yang kekurang kolagen dalam tubuhnya saat ini, tidak perlulah risau. Karena PT Asia Health Energi Beverage (AHEB) telah menghadirkan solusinya, Yakni dengan meluncurkan NutriVille, minuman kolagen terbaru yang diklaim mendukung kesehatan kulit serta tubuh. Kolagen merupakan protein struktural utama dalam jaringan ikat dan komponen matriks jaringan ekstraseluler, yang ada dalam pembentukan fibroblas, keratinosit, melanosit, dan sistem kekebalan kulit.
”Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa asupan minuman kolagen dapat meningkatkan jumlah kolagen pada tubuh,” kata dokter Yohan Samudra.
Dari berbagai penelitian telah dibuktikan, lanjut dokter Yohan, penambahan konsumsi minuman berkolagen sebanyak 2 sampai 5 gram per hari selama 60 hingga 90 hari, bisa memberikan berbagai manfaat, seperti membantu memperbaiki hidrasi dan elastisitas dan mengurangi kerutan.
Satu kaleng NutriVille mengandung 500 miligram kolagen yang aman dikonsumsi setiap hari untuk menjaga kulit tetap kenyal dan awet muda. Minuman ini juga disebut mengandung vitamin C sebanyak 90 miligram yang berfungsi untuk mempercepat penyerapan kolagen di kulit. Selain itu, kandungan kalori pada NutriVille juga rendah yakni 45 kkal per kaleng.
Karena termasuk jenis dari protein, dokter Yohan Samudera mengatakan, dengan mencukupi asupan protein harian bisa sekaligus menambah cadangan kadar kolagen.
”Kalau pola makan belum cukup atau ingin menambah kolagen dari suplementasi, salah satunya bisa dari minuman kolagen. Secara umum manfaatnya bisa untuk menghambat radikal bebas, memperbaiki hidrasi, melindungi fungsi sel dari paparan UVA, hingga menurunkan radang sendi,” jelas dokter speasialis gizi klinik dr. Yohan Samudra Sp.GK.
Produk suplemen kolagen sendiri aman digunakan mulai dari usia 13 tahun hingga dewasa.

Motivasi Wanita Indonesia, NutriVille Gandeng Aktris Korea

Untuk lebih memotivasi wanita Indonesia dalam menjaga kesehatan dengan mengonsumsi kolagen, NutriVille menggandeng aktris Korea Selatan Son Ye Jin sebagai Brand Ambassador. Karena selama ini, Son Ye Jin memiliki reputasi baik dalam menerapkan gaya hidup sehat yang holistik.
Son Ye Jin sangat menginspirasi banyak fans wanitanya untuk hidup sehat. Konsistensi kesuksesan karirnya selama hampir 2 dekade bersama dengan konsisten menjaga kecantikannya walau bertambah usia.
Son Ye Jin merupakan personifikasi dari NutriVille yang ingin mengajak wanita Indonesia untuk rajin merawat diri, sehingga dapat selalu percaya diri dan berkarya.
Son Ye jin menyampaikan kebanggaan menjadi Brand Ambassador NutriVille, dimana ini merupakan kesempatan pertamanya menjadi wajah bagi sebuah brand Indonesia.
”Bagi saya merawat diri itu penting sekali sebagai langkah awal menyayangi diri kita yang seutuhnya. Karena itu, penting untuk olahraga, banyak minum air, menjalankan pola makan yang sehat, dan minum kolagen. Saya sudah merasakan keuntungan dari minum NutriVille dengan konsisten selama beberapa minggu. Saya sudah menyukai minum minumam kolagen dari muda, karena itu ketika NutriVille meminta saya untuk menjadi brand ambassador, saya merasa sangat senang. Pertama, saya percaya akan benefit kesehatan dari NutriVille Kedua saya juga senang bisa lebih dekat dengan para penggemar saya di Indonesia,” ucap Son Ye Jin, Brand Ambassador NutriVille.
Saat ini NutriVille bisa didapatkan di beberapa market place, supermarket besar dan kecil di pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Untuk info lebih lanjut mengenai NutriVille dapat mengunjungi akun Instagram resmi @Nutrivilleid. (mir)




×


NutriVille, Solusi Bagi yang Kekurangan Kolagen

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link