ENREKANG, BKM — Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Enrekang Dadang Sumarna merancang inovasi ‘Granat 815’. Rancangan proyek perubahan itu sudah dipaparkan di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Senin (3/10).
Dadang menjelaskan Granat 815 itu akronim dari Gerakan Peningkatan Minat Baca Berbasis Inklusi Sosial. Sedangkan angka 815 itu adalah delapan program unggulan, satu tujuan dan lima manfaat.
Adapun delapan program unggulannya yakni;Gerakan membaca 15 menit, gerakan gempur pustaka, gerakan kampung literasi, gerakan gerai baca digital, gerakan bakti pustakawan, gerai pekan literasi, gerakan satu guru satu buku dan gerakan bina pustaka.
“Inovasi ini kami rancang dengan tujuan membangun sinergitas dan komitmen dalam meningkatkan minat baca masyarakat berbasis inklusi sosial. Dengan memanfaatkan semua sumber daya yang ada baik sumber daya manusia dan alam,” jelasnya.
Granat 815 memiliki 5 manfaat penting dalam membumikan literasi di Bumi Massenrempulu.
“Pertama meningkatnya minat baca masyarakat. Terbangunnya budaya literasi masyarakat. Selanjutnya, terjalinnya silaturahmi literasi, terpenuhinya sarana dan prasarana pustaka dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Inovasi itu didukung oleh dua kebijakan Pemkab Enrekang. Masing-masing Perbup Enrekang nomor 13 tahun 2017 tentang gerakan guru gemar membaca. Ada pula Perda Kabupaten Enrekang nomor 1 tahun 2022 tentang penyelenggaraan perpustakaan dan gerakan literasi.
Dadang membeberkan tujuan jangka panjang, menengah dan pendeknya. Dadang juga menguraikan kekurangan dan kelebihan dari inovasi tersebut.
Jangka pendeknya, terlaksananya empat program Granat 815. Gerakan belajar 15 menit, gerakan kampung literasi, gerakan gempur baca dan gerakan gerai baca digital. Empat jangka pendek itu sebagai momentum peningkatan minat baca masyarakat berbasis inklusi sosial.
Lalu ada jangka menengah yakni terlaksananya seluruh program Granat 815 menuju masyarakat literasi yang memiliki pengetahuan dan keterampilan berbasis inklusi sosial. Jangka panjangnya; terwujudnya sinergitas dan komitmen peningkatan minat baca masyarakat berbasis inklusi sosial. (her/C)

