pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemkab Gowa Komit Terhadap Pemeliharaan Lingkungan

Raih Enam Penghargaan Proklim Kementerian LHK

GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali meraih penghargaan bidang Pemeliharaan lingkungan khususnya pada Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Tidak tanggung-tanggung, penghargaan Proklim ini enam sekaligus dan diserahkan Kementrian LHK secara virtual di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Jumat (28/10). Penghargaan ini diberikan Kementrian LHK sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa terhadap pengembangan lingkungan hidup.
Keenam penghargaan itu, yakni Piagam Pembinaan Proklim kepada Pemerintah Kabupaten Gowa tingkat kabupaten/kota di Indonesia, Penghargaan Kampung Iklim Lestari kepada Dusun Bontolebang, Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao. Sementara empat penghargaan lainnya berupa Sertifikat ProKlim Utama masing-masing untuk RT06 Kelurahan Pandang-pandang di Kecamatan Somba Opu, Dusun Bahoturungan, Desa Mamampang, Dusun Bolaromang, Desa Bolaromang dan Dusun Buki, Desa Tonasa di Kecamatan Tombolopao.

Usai menerima penghargaan enam kategori itu, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, mengaku sangat bersyukur. Menurutnya, Pemkab Gowa selalu berkomitmen terhadap pemeliharaan lingkungan salah satunya mengeluarkan edaran dimana setiap kecamatan wajib memiliki minimal satu lokasi Program Kampung Iklim (Proklim).
”Alhamdulillah, kita sangat bersyukur karena Pemkab Gowa berhasil menerima penghargaan sebagai pemerintah kabupaten dari 33 kabupaten di Indonesia yang melakukan pembinaan Proklim,” kata Rauf.
Wakil bupati Gowa ini juga berterimakasih kepada masyarakat khususnya di lima lokasi di Gowa yang menerima penghargaan ini. Karena berkat usaha, kebersamaan dan kerja keras masyarakat tersebut mampu mengharumkan nama Kabupaten Gowa di tingkat nasional.
”Semoga ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” harap Abd Rauf yang menerima penghargaan didampingi Kadis Lingkungan Hidup Gowa, Azhari Azis.

Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Gowa, Andi Hernawati, menjelaskan, Proklim ini merupakan sebuah pengakuan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah maupun kepada masyarakat karena telah melakukan adaptasi dan mitigasi lingkungan hidup.
”Kategori Proklim ini merupakan upaya yang dilakukan masyarakat secara mandiri untuk melakukan adaptasi dan mitigasi terhadap lingkungan hidup. Alhamdulillah selain masyarakat, Pemkab Gowa juga meraih penghargaan sebagai pembina Proklim dari KLHK,” kata Hernawati.
Kampung Iklim sendiri memiliki beberapa kategori yaitu Proklim Pratama, Proklim Madya, Proklim Utama dan Proklim Lestari, dimana Desa Kanreapia Kecamatan Tombolopao telah berhasil meraih Proklim Utama pada tahun 2020 dan pada 2022 ini berhasil meraih Proklim Lestari yang merupakan kategori tertinggi pada Kementerian LHK.

”Desa Kanreapia meraih penghargaan tertinggi Proklim Lestari karena dianggap berhasil mengadaptasi dan mitigasi lingkungan hidup seperti rumah penanganan masalah air, yaitu membuat pengairan di sawah, menanam pohon, kemudian memanfaatkan untuk kehidupan masyarakat disekitarnya,” papar Hernawati.
Sementara Jamaluddin Dg Abu sebagai Lokal Champion KBA Kanreapia yang jadi perwakilan Desa Kanreapia, bercerita bahwa desanya memiliki potensi alam yang sangat luar biasa yakni sektor pertanian hortikultura. Dari potensi tersebut membuatnya sebagai pemuda desa terpanggil untuk berkontribusi dalam kemajuan desa dan pertanian.

”Penghargaan Proklim Lestari ini kami persembahkan kepada seluruh masyarakat Kanreapia dan Tombolopao, pemuda-pemuda desa dan pemuda tani dimana capaian ini merupakan kerja keras kita semua dalam menerapkan aksi adaptasi dan mitigasi, baik menjaga mata air, melakukan penghijauan, memanen air hujan dengan membuat embung, menerapkan pertanian organik dan lainnya,” kata Jamaluddin.
Jamaluddin menyebutkan, dalam mewujudkan Proklim di Kanreapia dirinya tidak bekerja sendiri tapi didukung masyarakat, pemuda desa, relawan dan swasta seperti PT Astra International TBK. Sehingga melahirkan empat pilar kegiatan inti yaitu pilar pendidikan, pilar kesehatan, pilar lingkungan dan pilar kewirausahaan.
”Hal inilah menjadi faktor yang mampu membawa kampung kami memiliki banyak kegiatan yang mampu menggerakkan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” sebutnya. (sar)




×


Pemkab Gowa Komit Terhadap Pemeliharaan Lingkungan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link