pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ramadan, SYL Jamin Sembako Aman

MAKASSAR, BKM — Tidak bisa dihindari, jelang Bulan Suci Ramadan, harga kebutuhan pokok alias sembako mulai merangkak naik. Selain itu, kelangkaan barang kerap terjadi. Itu biasa dilakukan oleh para spekulan. Dan hal itu disadari betul oleh para pengambil kebijakan.

Kenaikan yang paling terasa yakni harga gula pasir dan gula tradisional. Dari pantauan BKM di sejumlah pasar tradisional, kenaikan harga gula mencapai Rp16 ribu per kilo dari harga sebelumnya Rp14 ribu per kilo. Bahkan harga gula per karung sebesar Rp700 ribu dari harga sebelumnya Rp580 ribu.
Selain gula, kebutuhan pokok yang ikut naik yakni bawang merah. Kenaikan tersebut mencapai Rp35 ribu per kilo dari harga Rp15 ribu.”Bawang merah juga ikut naik,” ujar Sartika salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Panakukang.
Kenaikan harga kebutuhan pokok juga terjadi di Pasar Terong, harga gula pasir mencapai Rp730 ribu per karung. untuk harga bawang merah dan bawang putih sebesar Rp35 ribu per kilo.”Naik semuami barang-barang. Gula pasir disini Rp730 ribu per karung,” tutur Anti seorang pedagang di Pasar Terong.
Menyadari kondisi itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo tetap berharap masyarakat tidak khawatir berlebihan. Dia menjamin, sudah berapa tahun berturut-turut, dalam kondisi permintaan sembako yang cukup tinggi, semua masih bisa terpenuhi.
Dia menjamin, stok sembako untuk Sulawesi Selatan aman hingga tiga bulan ke depan.
“Stok sembako aman hingga tiga bulan. Gula, susu, sabun dan lain-lain, insha Allah aman,” katanya di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (10/5).
Dia bahkan mengaku telah menginstruksikan ke instansi terkait untuk terus memperhatikan pergerakan harga sembako sekaligus distribusinya.
“Begitu ada pergerakan harga dan tanda-tanda kelangkaan kebutuhan pokok, harus disiapkan langkah untuk mengantisipasi. Misalnya dengan pasar murah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Hadi Basalamah mengatakan, pihaknya menyiapkan sejumlah langkah jika permintaan sembako tinggi.
Salah satunya, akan menambah stok kebutuhan pokok untuk masyarakat, 10 hingga 15 persen.
“Kami akan menambah stok kebutuhan sembako masyarakat yang diprediksi akan melonjak 10 hingga 15 persen saat Ramadan dan Idul Fitri,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel, Hadi Basalamah.
Dia melanjutkan, sudah menjadi agenda rutin setiap tahun menjelang Ramadan, pihaknya menyiapkan sejumlah permanen sistem. Diantaranya, mengeluarkan surat edaran kepada seluruh bupati/wali kota untuk mempersiapkan langkah-langkah straregis agar stok kebutuhan sembako tetap aman bagi rakyat.
Dia melanjutkan, pihaknya juga melakukan langkah koorsinasi dan membuat perencanaan yang akan dilakukan sekaitan dengan langkah antisipasi yang akan dilakukan untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil.
Hadi melanjutkan, pihaknya juga rutin melakukan pertemuan dengan distributor dan produsen seluruh kebutuhan pokok untuk memastikan stok tetap aman.
Termasuk memastikan kesiapan sarana transportasi dan bongkar muat barang di pelabuhan karena menjadi faktor lancarnya distribusi barang.
Gerakan lain yang dilakukan adalah akan menggelar pasar murah.
“Itu rutin dilakukan jelang Ramadan dan Idul Fitri untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako murah,” kata Hadi.
Lebih jauh, Hadi memprediksi, harga kebutuhan pokok dan kondisi stok tidak ada masalah saat pemakaian masyarakat cukup besar.
“Kuncinya pada stok. Kalau ketersediaan aman dan lancar, harganya tidak akan melonjak tinggi,” jelasnya.
Tugas Disperindag juga rutin melakukan pemantauan dan distribusi barang di sentra-sentra penjualan seperti di pasar dan supermaket.
Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan instansi yang berkompeten untuk menjaga kestabilan harga.
Sementara itu, Kabid Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Disperindag Kota Makassar, Sri Reseki juga mengakui, kenaikan harga termasuk harga gula terjadi pada momen tertentu seperti menjelang ramadan.”Iya memang harga gula di pasar naik dari 14 ribu per kilo. Itu karena banyak permintaan menjelang ramadan,” terang Sri.
Menyikapi kondisi ini, ujar Sri, pihaknya akan melakukan upaya menormalkan harga melalui pemantauan harga dan operasi pasar.”Kita juga akan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan stok termasuk tindak pelanggaran seperti adanya upaya penimbunan,” katanya. (rhm-ucu-man/war)



×


Ramadan, SYL Jamin Sembako Aman

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar