MAMUJU, BKM — Terpilihnya Setya Novanto (Setnov) menjadi ketua umum Partai Golkar pada Munaslub di Bali, memberi pengaruh signifikan terhadap komposisi kepemimpinan Golkar di daerah, termasuk di Sulbar. Setelah Munaslub, seluruh DPD I dan DPD II Golkar se-Indonesia akan mengadakan Musda untuk memilih pengurus baru.
Para pengurus Golkar di daerah ini tentu saja harus memiliki visi dan misi yang sama dengan pimpinan Golkar yang baru di bawah komando Setnov. Sekretaris Partai Golkar Sulbar, Hamzah Hapati Hasan berpeluang besar memimpin Golkar Sulbar karena dianggap bisa menjalankan visi dan misi dari pimpinan pusat Golkar yang baru.
Seusai terpilih, Setnov langsung mengumpulkan seluruh pimpinan Golkar tingkat provinsi khususnya yang solid mendukung sehingga bisa memenangkan pertarungan. Secara tersirat, Setnov memberikan sinyal dukungan kepada Hamzah. Pasalnya, Hamzah dinilai sukses menyolidkan dukungan DPD Golkar se-Sulbar sehingga turut memberikan konstribusi untuk kemenangan Setnov sebesar 277 suara.
”Memang sejak awal kami DPD Golkar se-Sulbar sudah mengarah ke Setya Novanto. Karena berdasarkan pengamatan kami, beliau yang paling berpeluang untuk menang. Sinyal-sinyal dukungan dari sejumlah tokoh penting memang sudah kelihatan sejak awal. Meskipun kami cuma enam suara, tapi kami solid hingga selesai pemungutan suara. Kecil tapi solid jauh lebih baik daripada besar tapi terpecah-pecah. Pak Setnov tahu kalau Sulbar solid dan tidak akan berpaling,” ungkap Hamzah sesuai pemilihan Ketum Golkar di Bali Convention Center Nusa Dua, Selasa dini hari (17/5).
Ini setidaknya menunjukkan kalau Golkar Sulbar telah meninggalkan Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Munaslub. Karena seperti diberitakan beberapa waktu lalu, pada pertemuan yang berlangsung antara Ketua DPD Partai Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dengan jajaran pengurus Partai Golkar Sulbar yang turut dihadiri sesepuh Partai Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju pada 30 Maret 2016 lalu, Golkar Sulbar menyatakan dukungannya terhadap pencalonan SYL sebagai ketua umum Partai Golkar.
Sebagai bentuk keseriusan dalam memberikan dukungan, jajaran Partai Golkar Sulbar akan hadir pada acara deklarasi pencalonan SYL sebagai ketua umum Golkar di Solo, Jawa Tengah, pada pertengahan April 2016. Hal ini dikemukakan Sekretaris Partai Golkar Sulbar Hamzah Hapati Hasan pada rapat bersama antara jajaran Golkar Sulbar dan Golkar Sulsel di Mamuju, Kamis (30/3) yang dihadiri langsung SYL.
Hamzah mengemukakan sejumlah alasan untuk mendukung SYL sebagai ketua umum Partai Golkar. Termasuk dikarenakan jabatannya sebagai gubernur Sulsel dan juga Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, Dimana jabatan ini mengkoordinir seluruh gubernur di Indonesia.
”Tidak ada alasan bagi kami di Golkar Sulbar untuk tidak mendukung pak Syahrul. Sulbar dan Sulsel adalah satu. Kita hanya dibedakan administratif saja. Sulsel adalah provinsi induk Sulbar, Sulsel adalah kakak Sulbar. Makanya kita harus senantiasa sejalan. Terutama untuk kemajuan bersama,” kata Hamzah.
Ia menambahkan, apalagi kedatangan SYL ke Sulbar kali ini sekaligus untuk mengundang menghadiri acara deklarasi pencalonannya di Solo, maka tentu saja undangan itu harus mendapat sambutan. ”Insya Allah, kami di DPD Golkar Sulbar siap hadir. Kami akan mengikutsertakan seluruh DPD kabupaten di Sulbar karena mereka juga adalah pemilik suara pada munaslub nanti,” ujar Hamzah.
Golkar Sulbar Tinggalkan SYL
×

