pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

PPKB Buton Belajar Penurunan Stunting di Bontonompo

GOWA, BKM — Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Buton melakukan studi tiru di Kelurahan Bontonompo, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.
Studi tiru tersebut dilakukan terkait percepatan penurunan stunting. Menurut Kepala Dinas PPKB Kabupaten Buton, Asrudin, mengaku, pihaknya banyak mendapatkan ilmu cara percepatan menurunkan stunting.
Hal itu dikatakannya saat menyambangi Kecamatan Bontonompo dan melakukan jajak program percepatan penurunan stunting di Kelurahan Bontonompo, Rabu siang (18/1).

Rombongan Dinas PPKB Buton ini disambut Kepala Dinas PPKB Gowa, Sofyan Daud, Camat Bontonompo, Muh Syahrir, Kepala Puskesmas Bontonompo, dr Irwanto, Kepala UPT PPKB Bontonompo, Asriani, Lurah Bontonompo, Syarifuddin Tompo dan jajaran pemerintah kelurahan, Tripika serta jajaran KUA Bontonompo.
Asrudin mengatakan, pihaknya sangat salut atas pola kerja Pemerintah Kabupaten Gowa melalui PPKB dalam melakukan percepatan penurunan stunting tersebut.

”Kami berharap apa yang kami peroleh si Gowa ini khususnya di Bontonompo, mampu kami tiru dan melakukan hal yang sama di Buton. Yakni pola percepatan penurunan stunting ini. Jujur, kami sangat banyak mendapatkan pembelajaran terobosan dan inovasi percepatan penurunan stunting dari Kelurahan Bontonompo,” kata Asrudin.
Yang membuat dirinya salut, kata Asrudin adalah cara koordinasi antara stakeholder di Gowa yang menurutnya sangat baik.

”Semua pihak berkolaborasi bersinergi. Semuanya bergerak mulai dari perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan kegiatan percepatan penurunan stunting di Kecamatan Bontonompo khususnya di Kelurahan Bontonompo. Ini sangat luar biasa. Salut dengan pihak UPT PPKBnya dan seluruh kader TPK yang ada di kelurahan ini. Mudah-mudahan prestasi juara 1 Pemkab Gowa bidang konvergensi percepatan penurunan stunting kabupaten kota se-Sulsel bisa menjadi cambuk bagi kami di Buton untuk juga bisa menjadi juara 1 penanganan stunting di Provinsi Sulawesi Tenggara,” papar Asrudin.

Lurah Bontonompo, Syarifuddin Tompo pun mengaku bangga karena wilayah kerjanya menjadi lokus studi tiru jajaran Dinas PPKB Buton.
”Kami tentu sangat berbangga karena dijadikan contoh pelaksanaan percepatan penurunan stunting. Semoga ini lebih memotivasi kami di sini untuk lebih eksis bergerak melakukan percepatan penurunan tersebut sesuai yang diharapkan pemerintah kabupaten dan pemerintah Indonesia secara umum,” kata Lurah Bontonompo, Syarifuddin Tompo.
Sementara itu, Kadis PPKB Gowa, Sofyan Daud, banyak mensupport jajaran DPPKB Buton untuk terus berinovasi dalam memberantas stunting di Buton.

Sofyan menyebutkan, adanya koordinasi di antara seluruh pihak di Gowa dalam melakukan percepatan penurunan stunting dilandasi kolaborasi yang baik. Hal ini tak lepas dari arahan dan petunjuk Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang proaktif melibatkan seluruh sendi pemerintahan dan stakeholder untuk mengedepankan kerja kolaborasi tersebut.
”Yang berat akan terasa ringan dan yang sulit akan mudah jika dikerjakan secara bersama-sama, bukan hanya lembaga terkait tapi pelibatan seluruh lintas sektoral, termasuk PKK hingga pelibatan kepada para remaja sebagai calon pengantin (catin). Semua pihak diajak memikirkan dan mencari solusi menuntaskan dan mencegah stunting,” papar Sofyan. (sar)




×


PPKB Buton Belajar Penurunan Stunting di Bontonompo

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link