MAKASSAR, BKM–Setelah mendapat amanat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar selama dua periode, maka kini legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yeni Rahman bakal maju sebagai calon anggota legislatif di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Yeny Rahman siap bersaing di daerah pemilihan (Dapil) 2 Sulsel atau Makassar B.
Untuk itu, Yeny tetap berharap akan mewakili suara perempuan dan anak millenial.
Selain punya basis suara sendiri untuk kalangan perempuan dan kaum pemilih millenial. Yeni juga gencar menyuarakan untuk membela hak-hak masyarakat khususnya perempuan dan anak. Untuk itu, dirinya perlu cakupan luas untuk melakukan hal tersebut, selain mengembangkan karier politiknya.
Tidak ada strategi khusus yang akan digunakan Yeni, baginya pengabdian terhadap masyarakat khususnya perempuan dan kaum milenial selama ini cukup membuatnya percaya diri untuk bisa lebih mengenal warga Makassar secara luas lagi.
“Tidak ada dorongan partai atau DPW, ini memang karena saya mau. Jika tidak ada halangan, insha Allah saya akan maju sebagai caleg di Dapil Makassar B untuk lebih memperluas lagi jaringan BPKK di Sulsel,” ungkapnya saat ditemui di ruangan Komisi D DPRD Makassar, Kamis (26/1).
Menurut Yeni yang juga Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Sulsel ini, dengan ia naik ke tingkat Provinsi, maka peluang untuk menebar manfaat kepada masyarakat akan lebih luas. Selain itu, ia juga mendapatkan motivasi agar lebih banyak lagi perempuan di Makassar ini bisa mengembangkan dirinya.
“Saya ingin memotivasi juga perempuan, bahwa bukan hanya sebagai ibu rumah tangga tapi bagaimana perempuan tersebut bisa mengembangkan diri maupun dalam memajukan ekonomi keluarganya,” ujarnya.
Ditanyai soal kekosongan quota perempuan PKS di kota Makassar jika dirinya naik kelas,menurutnya PKS tidak kekurangan kader dan caleg. Ada banyak perempuan PKS yang siap bertarung, sehingga ia meyakini banyak kader-kader PKS itu yang lebih baik yang bukan hanya mampu secara materi namun memiliki kapasitas mungkin lebih darinya.
Ia pun dengan lebih legowo mempersilahkan kader perempuan PKS untuk duduk di DPRD Makassar. “Saya kira semua punya peluang yang sama dan DPRD Sulsel sendiri sudah tidak ada incumbent,” katanya.
“Insha Allah saya optimis bisa naik kelas, yah harapan saya jika terpilih nanti saya mampu mengakomodir semua persoalan yang ada khususnya masalah perempuan,” tambahnya. (ita/rif)

