WAJO, BKM — Pemkab Wajo menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) dengan tema Demokratisasi dan Pemantapan Ekonomi Rakyat. Tema ini disusun menggunakan pendekatan holistik-tematik, integratif, dan spasial di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (13/2).
”Kepada semua pihak sata minta memahami tujuan Musrenbang dilaksanakan untuk menentukan kebijakan dan arah pembangunan sesuai kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” ujar Amran saat membuka Musrenbang Kabupaten Wajo dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 tahun anggaran 2023 kemarin.
Dia meminta kepada pemangku kebijakan di tiap tingkatan pemerintah bisa menyusun program bersama masyarakat dengan melihat dan memperhatikan asas manfaat.
“Saya berharap agar musrenbang ini jangan dianggap sebagai formalitas dan seremoni belaka. Tetapi, ini adalah langkah awal yang harus dilakukan dalam menentukan program dan pembangunan Wajo tahun 2024 mendatang,” ujar Amran.
Pada kesempatan itu, Amran meminta legislator DPRD Wajo untuk bersama-sama menghadiri musrenbang kecamatan sesuai dapilnya masing-masing dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.
“Kepada pemangku kepentingan, saya harap peran aktif saudara-saudara dalam acara ini. Kami membuka ruang diskusi. Saya ucapkan selamat bermusyawarah. Susun jadwal pelaksanaan di kecamatan dengan cermat agar seluruh usulan masyarakat dapat diserap dengan baik ke dalam RKPD 2024,” tuturnya. (ono/C)

