TAKALAR, BKM — Pemerintah Kabupaten Takalar terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan destinasi wisata, salah satunya wisata pasir putih di Pulau Tanakeke.
Pasir putih Pulau Tana Keke terhampar di ujung Desa Mattiro Baji sepanjang kurang lebih 1 Km. Aeral yang dinilai masih alami ini dalam waktu dekat akan dikembangkan untuk menjadi salah satu objek wisata yang diharapkan mendulang PAD Kabupaten Takalar.
“Jika dibenahi dengan fasilitas pendukung wisata, tentu dapat dijadikan destinasi wisata pantai yang sangat indah dan bisa menghasilkan kontribusi PAD,” jelas Sekretaris Dinas, Sosial, Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Parawisata, Muhammad Asdar, Minggu (22/5).
Lebih jauh dia mengungkapkan, bahwa selain keindahan pesona pasir putih lebih lengkap dengan deretan pohon kelapa yang melambai. Pemandangan ini, kata dia, ikut menjadi magnet untuk menghadirkan para pelancong.
“Panjang pasir putih kurang lebih 1 Km dan lebarnya mencapai kurang lebih 400 meter, air laut yang biru dan pantai yang landai ditambah jejeran pohon nyiur tersuguh dilokasi, kita berharap anugerah yang terpendam ini dapat dijadikan destinasi wisata yang dapat membantu PAD Takalar,” urai Asdar.
Sementara, Kepala Bidang Parawisata Takalar, M Aswad yang dimintai tanggapannya mengatakan, bahwa eksistensi pasir putih di Pulau Tanakeke telah masuk kalender parawisata. Hanya saja, menurutnya, hamparan pasir putih masih memerlukan polesan dan dukungan pengadaan fasilitas seperti gasebo dan tempat peristirahatan. (ari-ril)
Pulau Tanakeke Masuk Kalender Wisata
×

