MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar berkomitmen mulai menerapkan tanda tangan digital atau tanda tangan elektronik (TTE) mulai tahun ini.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Makassar, Ismawati Nur menjelaskan TTE ini sudah harus direalisasikan secepatnya.
“Kita akan percepat TTE supaya semua ASN, terutama para pejabat, sudah punya TTE,” ungkap Ismawati.
Dia berharap satu bulan ke depan, aplikasi ini sudah launching karena banyak nilai positif dari penerapan TTE. Diantaranya efisiensi waktu, mengurangi penggunaan kertas (paperless).
“Jadi dimanapun kita berada kita bisa menandatangani berbagai persuratan. Tidak ada mi alasan, ih tidak ada ka, karena biar lewat ponsel bisa dibuka, tidak ada mi alasan keterlambatan,” kata Ismawati.
Saat ini, sebenarnya sudah ada beberapa OPD yang mulai menerapkan pelayanan administrasi menggunakan TTE. Diantaranya Dinas Dukcapil, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan pemukiman, dan Bappeda.
Agar bisa segera diterapkan seluruh OPD lingkup Pemkot Makassar, Dinas Kominfo Makassar secara massif menggelar sosialisasi.
Salah satunya, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan dan Pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik di Hotel Aston Makassar, Selasa (9/05/2023).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan OPD Kota Makassar. Sekitar 100 peserta mengikuti rangkaian Bimtek yang digelar selama sehari ini.
Sekda Kota Makassar Muh. Ansar mewakili Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto secara resmi membuka acara tersebut.
“Saya atas nama Bapak Wali Kota Makassar membuka Bimtek TTE, semoga Tuhan senantiasa memberikan rahmat dan hidayatnya kepada kita,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Muh. Ansar mengapresiasi hadirnya kegiatan Bimtek TTE. Kata dia, Bimtek ini digelar sebagai salah satu upaya pemberian pelayanan digital kepada masyarakat agar lebih efektif dan efisien.
“Kita sudah harus mengarah pada apa yang disebut TTE dan aplikasi-aplikasi yang semua tujuannya untuk pelayanan masyarakat secara efisien,” jelasnya. (rhm)

