pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

KONI Maros akan Gelar Musorkab

MAROS, BKM — Jelang berakhirnya kepengurusan periode 2019-2023, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros segera menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab).
Sekretaris KONI Kabupaten Maros, Chaerul Syahab yang dihubungi wartawan, mengatakan, menjelang berakhirnya masa kepengurusan KONI Kabupaten Maros, pengurus telah melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan para pengurus dan telah menghasilkan keputusan bersama untuk segera ditindaklanjuti.
”Hasil rapat koordinasi menghasilkan keputusan tiga agenda penting untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Chaerul.

Sebagai langkah awal, kata Chaerul, KONI Maros akan membentuk kepanitiaan dan Marjan Massere di percaya sebagai ketua Panitia Pelaksana Musorkab.
”Musyawarah ini untuk melakukan proses evaluasi dan pemilihan ketua KONI untuk priode 2023-2026,” jelas Chaerul.
Ditambahkan, untuk ketua tim penjaringan bakal calon ketua yang ditunjuk H Suharto dan anggotanya Ansar Mugenang, Nur Ansari Rangka, Sofyan, dan Bakri Hamdan. Tim penjaringan ini akan bekerja sesuai AD/ART KONI Maros.
Selain itu, sambung Chaerul, KONI juga akan melakukan bimbingan teknis (Bimtek) untuk cabang olahraga tentang laporan pertanggungjawaban. Dan yang ditunjuk sebagai ketua panitia Bimtek adalah Asri Rajab.

Terpisah, Ketua KONI Maros, AKBP (Purn) Mulyadi Haryo,mengatakan, tiga agenda yang menjadi keputusan rapat pengurus KONI Maros Bimtek, ketua dan bendahara cabor, Musorkab dan penjaringan bakal calon ketua dan pengurus KONI periode 2023-2026.
Untuk kegiatan Bimtek bertujuan menghindari terjadinya kesalahan pengurus cabang olahraga dalam membuat laporan pertanggungjawaban (LPj).
”Tentu Bimtek ini untuk menambah wawasan bagi pengurus cabor dalam membuat laporan pertanggung jawaban dana hibah yang diterima,” jelas Mulyadi.
Selain itu, Bimtek tersebut nantinya akan memberikan salah satu penguatan bagi SDM pengurus cabang olahraga dalam mengelola dana hibah yang transparan dan akuntabel. Pengurus cabor yang menerima dana hibah dari pemerintah, maka satu rupiah pun harus dipertanggung jawabkan penggunaannya.
”Lewat Bimtek tersebut, maka dapat diketahui bagaimana cara pelaporannya yang benar,” tutup Mulyadi. (ari/c)




×


KONI Maros akan Gelar Musorkab

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link