MALILI, BKM — Sekkab Luwu Timur, H. Bahri Suli menyerahkan secara simbolis SK pensiun kepada delapan orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa Purna Bakti per 1 Juli 2023, pada upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN), di Halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Senin (19/6).
Mereka yang pensiun adalah Muharif (Sektda), I Nyoman Mandia (Kasi Kecamatan Tomoni Timur), dr. Anna Toding (dokter madya), Kopja Jufri, (Guru Madya SDN 209 Mantaipi), Biri Salinding, S.Pd (Guru Madya SDN 172 Tomoni), Dina Pong Sibanne, S.Pd (Guru Madya SDN 211 Tawakua), Dra. Ummul Khaer (Guru Madya SDN 238 Mallaulu), dan Drs. Runi (Guru Madya SMPN 3 Wotu).
Sekkab mengucapkan terima kasih atas dedikasi ASN yang telah menghabiskan waktunya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Luwu Timur.
“Kami berharap kepada ASN yang akan memasuki Purna bakti agar tetap memberikan sumbangsih demi kemajuan daerah kita ini,” tuturnya.
H. Bahri Suli juga mengingatkan pelaksanaan APBD Tahun 2023 ini, dimana sudah dipenghujung triwulan kedua, jadi kalau efektifnya waktu kurang lebih tinggal 5 bulan untuk menyelesaikan seluruh tugas dan tanggungjawab dalam pelaksanaan APBD TA. 2023 ini.
“Saya berharap kepada kita semua kepada teman-teman yang terkait pada pengelolaan anggaran ini agar betul-betul bisa dimaksimalkan untuk dilakukan evaluasi terkait apa-apa yang belum dilakukan sehingga dengan waktu yang tersisa ini bisa dimaksimalkan terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan barang dan jasa,” imbuhnya.
Untuk APBD 2022, dimana beberapa waktu lalu telah diserahkan Laporan Keuangan Pertanggungjawaban APBD 2022 ke DPRD, Sekkab kembali mengingatkan kepada teman-teman mulai besok sampai tanggal 23 Juni akan dilakukan reses berkaitan dengan Laporan Keuangan untuk 2022 tersebut.
“Saya berharap bisa menjadi perhatian teman-teman untuk mendampingi DPRD dalam pelaksanaan reses dilapangan jika ada hal-hal yang butuh penjelasan bisa dijelaskan,” jelas H Bahri.
Terkait Coaching Clinic SAKIP, Sekkab berharap agar menjadi perhatian, karena waktu kurang lebih 1 bulan untuk menyelesaikan dokumen ini.
“Bagi teman-teman yang sudah mengikuti coaching clinic ini agar dimaksimalkan sehingga apa yang menjadi rekomendasi Kementerian PAN RB beberapa waktu lalu bisa menjadi perhatian bagi kita semua untuk perbaikan dan penyempurnaan. Sehingga nilai SAKIP kita di tahun 2023 ini bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, jadi kalau tahun kemarin kita masih B, kita berharap tahun ini bisa BB,” harapnya. (rls)

