MAKASSAR, BKM–Sedikitnya ada tiga mantan calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra akan bersaing memperebutkan suara di Makassar menuju gedung DPRD Provinsi Sulawesi selatan melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ketiganya yakni Yusran Sofyan, Andry S Arief Bulu dan Misriani Ilyas.
Yusran Sofyan dan Andry Arief Bulu maju melalui daerah pemilihan (Dapil) I Sulsel atau Makassar A meliputi Kecamatan Mariso, Mamajang, Makassar, Ujung Pandang, Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Tamalate, Rappocini dan Sangkarrang.
Sedangkan Misriani Ilyas maju melalui Dapil 2 Sulsel atau Makassar B meliputi Kecamatan Panakkukang, Biringkanaya, manggala dan Tamalanrea.
Pada Pileg 2019 lalu, Yusran Sofyan maju melalui Dapil 5 Sulsel meliputi Kabupaten Bulukumba dan Sinjai, namun kalah dari Andi Muchtar Mappatoba. Andre Arief Bulu maju di Makassar A, namun kalah dari Edwar Wijaya Horas. Adapun Misriani Ilyas maju di Makassar terpilih, namun batal dilantik lantaran muncul SK pemberhentian dari Partai Gerindra.
Sebelumnya, mantan Ketua DPD PAN Maros Hatta Rahman ikut bergabung ke PPP. Hatta Rahman lalu mendaftar sebagai Bacaleg DPR RI melalui Dapil Sulsel II.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulsel telah menyerahkan berkas perbaikan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) untuk DPRD Sulsel untuk Pemilu 2024 tahun depan.
Menariknya dari total 85 orang Bacaleg provinsi terdapat 15 orang yang termasuk dalam generasi zentenial atau kelahiran 1996 ke atas. Tak hanya itu, Bacaleg milenial juga mendominasi dalam Pemilu tahun depan. Daftar pemilih tetap anak muda yaitu generasi milenial dan sentenial mendominasi dengan total 52 persen dari seluruh daftar pemilih tetap (DPT) di Indonesia.
“Prediksi saya kuota kursi parlemen untuk anak muda akan bertambah dari kuota kursi saat ini untuk menjadi aspirator anak muda di parlemen,”ujar Imam Fauzan, Senin (10/7).
Imam yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh admin dan LO PPP se Sulsel. (rif)

