RANTEPAO, BKM — Polres Toraja Utara menggelar pelatihan Polisi RW di Aula Mapolres sebagai pembekalan personel polres maupun polsek yang ditugaskan sebagai Polisi RW di wilayah Toraja Utara, Senin (31/7).
Peserta diberikan wawasan peran, tugas dan tanggungjawabnya sebagai Polisi RW menjaga Kamtibmas kondusif.
Waka Polres Torut Kompol Marthen Buttu saat membuka pelatihan mengatakan, Polisi RW haruslah membawa manfaat ditengah masyarakat. Harus ada perbedaan sebelum dan sesudah ada Polisi RW.
”Kehadiran petugas di lapangan diharapkan membawa perubahan, tidak hanya aspek keamanan dan ketertiban tetapi lebih dari itu bisa meningkatkan peran serta dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, ”tegas Kompol Marten.
Kasat Binmas Polres Toraja Utara Iptu T Sirenden selaku koordinator program Polisi RW menuturkan, pelatihan polisi RW kiranya para petugas hendak memahami apa dilakukan maupun metode diterapkan.
Polisi RW selama diberi materi pengertian dan konsep Polisi RW, komunikasi efektif, Standar Operasional Prosedur dilakukan hingga mekanisme dan tata cara pelaporan. Polisi RW hadir untuk mendekatkan pelayanan Polri kepada masyarakat hingga tingkat RW dalam rangka memecahkan masalah secara bersama dengan prinsip Community Policing, restorative justice dan Accountability.
Tugas pokok Polisi RW melakukan interaksi secara konsisten membangun kedekatan dengan masyarakat, maupun mendengarkan, menerima dan berempati terhadap keluh kesah, keresahanan, keinginanm harapan dan permasalahan di tingkat RW serta memberi solusi.
”Tugas utamanya adalah melakukan scranning terhadap kerawanan di wilayah RW setempat dan bersama warga memecahkan masalah meskipun relatif kecil. Dan yang tak kalah penting adalah Polisi RW wajib melaporkan dan menindaklanjuti permasalahan dan saran masukan dari masyarakat,”jelasnya. (gus/C)

