SOPPENG BKM –Untuk meminimalisir pelanggaran Pemilu tahun 2024, jajaran Panwaslu Kecamatan Marioriawa intens melaksanakan sosialisasi pencegahan Pemilu. Salah satu kegiatan rutin setiap bulan dilakukan oleh Panwaslu Kecamatan Marioriawa yakni melakukan sosialisasi dengan masyarakat yang kurang mampu sekaligus memberikan bantuan sembako.
Ketua Panwaslu Kecamatan Marioriawa Sartono, Selasa (8/8) menjelaskan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan. Setiap jajaran Panwaslu Kecamatan Marioriawa mencari warga kurang mampu dan mendatangi untuk memberikan pemahaman edukasi terkait larangan dalam pemilu terutama larangan politik uang politisasi sarah dan berita hoaks.
Komisioner Panwaslu Kecamatan Marioriawa Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Yunus mengatakan program Panwaslu Kecamatan Marioriawa setip bulan setelah honor diterima beserta staf sekertariat mengumpulkan dana seikhlasnya dan dibelikan sembako kemudian mencari warga kurang mampu untuk diberikan bantuan.
”Sebelum bantuan diberikan kepada penerima terlebih dahulu kami memberikan pemahaman terkait pelanggaran pemilu terutama politik uang,” jelas Yunus.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini selain membantu sesama juga untuk memperkenalkan Bawaslu lebih luas kepada masyarakat dan untuk meminimalisir pelanggaran pemilu serta mencegah terjadinya Pelanggaran Pemilu.
”Semoga dengan adanya Program Panwaslu berbagi ini masyarakat yang menerima bantuan bisa meringankan beban dan bisa memahami betapa bahayanya politik uang,” tambah Sartono.
Terkadang ada dua penerima tergantung banyaknya sumbangan yang terkumpul pada bulan tersebut dan Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini terkadang ada masyarakat luar yang ikut menyumbang melalui kami. (ono/C)

