BARRU, BKM — Pemkab Mamberamo Raya Provinsi Papua melakukan studi banding ke Barru untuk belajar menurunkan stunting. Rombongan Pemkab Memberamo diterima Sekkab Barru Abustan, AB di lantai 5 Kantor Bupati Barru, Rabu (6/9).
Sekkab Barru Abustan menyampaikan ucapan selamat datang di kabupaten Barru. Rombongan studi banding ke Barru dalam rangka belajar kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barru yang telah melaksanakan 8 Aksi Konvergensi Stunting menurut hasil SSGI Tahun 2022 sebesar 14,1 persen serta inovasi One Day One Egg.
“Kami mengucapkan selamat datang dan sangat berbahagia bahwa pemerintah kabupaten Mamberamo Raya bisa berkunjung ke barru terkait percepatan penanganan stunting, menjadi kebanggaan tersendiri karena daerah kami sudah sering dikunjungi daerah kab/kota lain terkait studi banding tentang stunting,” ujar Abustan.
Dihadapan Wabup Mamberamo Raya dan rombongan, Abustan memaparkan gambaran umum Kabupaten Barru dan kondisi indikator kesehatan yang berpengaruh terhadap penurunan stunting. Penurunan stunting Kabupaten Barru juga mengalami penurunan kemiskinan ekstem dari 8,68 persen pada tahun 2021 turun 8,4 persen pada tahun 2022.
Abustan juga menjelaskan langkah dan strategi percepatan penurunan stunting di kabupaten Barru diantaranya membangun kelembagaan dan komitmen kolaborasi lintas sektor, melakukan penguatan kolaborasi multi sektor dan lintas sektor, implementasi inovasi penurunan stunting di Kabupaten Barru.
“Program penanganan stunting di Barru tidak terlepas dari inovasi One Day One Egg yang merupakan Inovasi Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Barru,” urainya.
Berbagai inovasi dilakukan SKPD terkait seperti Pede Makessin (Pemerintah Desa Dan Masyarakat Cegah Kasus Stunting) DPMDPPKBPPPA, Cinta Pasti (Cegah Stunting melalui Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih)Dinas PUTR Perkim, Duta Parenting (Pemberdayaan Remaja Peduli Stunting) Dinas Kesehatan, Pepaya Matang (Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Upaya Menurunkan Stunting) Dinas Pertanian dan Ketpang, Mpok Darti (Kelompok Sadar, Stunting) Dinas Sosial
Menurutnya enam kunci keberhasilan penurunan stunting diantaranya komitmen pimpinan, pengawalan program secara ketat, quick respon terhadap audit stunting, kampanye membangun kesadaran terhadap penurunan stunting yang massif, kelembagaan terstruktur sampai pada tingkat desa kelurahan, kolaborsi lintas sektoral yang terkoordinasi dan terintegrasi
Sementara itu Wakil Bupati Mamberamo Raya, mengucapkan rasa syukur karena hari ini bisa berada di kabupaten Barru dan bertemu dengan Pemerintah Kabupaten Barru, Sekda Barru beserta Jajaran.
“Selayaknya kami bangga karena ketika di Wilayah Timur kami tahu bahwa Kabupaten barru adalah menjadi daerah indikator penurunan stunting, oleh sebab itu niat kami harus datang bertemu dan ingin tahu apa langkah langkah strategis kabupaten Barru sehingga bisa masuk dalam nominasi dalam penangan penurunan percepatan stunting,” ucap Wabup Memberamo.
Pihaknya berharap Pemkab Barru dapat membantu kami dalam hal, pikiran pikiran, langka langkah dan strategis apa yang harus dilakukan dalam percepatan penurunan stunting,” urainya
“Secara jujur dengan kondisi topografi sulit dan akses, komunikasi yang terbatas sehingga kami kesulitan melaksanakan delapan aksi konvergensi stunting,” tandas Wabup. (udi/C)

