MAKASSAR, BKM — Mendapatkan kepercayaan dan daya tarik yang luar biasa dari masyarakat Indonesia tidaklah mudah. Upaya yang terus dilakukan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya melanjutkan studi pada pendidikan tinggi oleh Universitas Terbuka (UT) kini telah membuahkan hasil.
Universitas Terbuka selama ini selalu menggaungkan selling pointnya sebagai PTN dengan sistem perkuliahan yang fleksibel, berkualitas, dan biaya pendidikan yang sangat terjangkau, menjadikannya sebagai pilihan terbaik bagi masyarakat untuk menggapai cita-citanya, meraih gelar sarjana untuk masa depan yang lebih baik.
UT pun yang kini berstatus sebagai Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN BH) terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan terbaiknya pada seluruh lini, termasuk di seluruh UT daerah maupun layanan luar negeri. Selain itu, UT pun terus menjaga hubungan baik dengan para mitra dan terus memberikan inovasi dalam pembelajaran.
Hal ini membuat UT semakin kokoh untuk tetap berdiri sebagai pelopor pendidikan tinggi jarak jauh dan terbuka.
Pada awal masa registrasi 2023.2, di saat baru saja genap berusia 39 tahun, UT mendapat hadiah ulang tahun berupa pencapaian jumlah mahasiswa yang meregistrasi sebanyak 500 ribu atau seperdua juta lebih. Jumlah yang bombastis, yang dicapai dengan perjuangan seluruh unit di UT dengan kiprah para pimpinan yang penuh semangat.
Pencapaian jumlah layanan kepada lebih dari 500 ribu mahasiswa ini sesuai target yang ditetapkan pimpinan UT sebagai milestone untuk menigkatkan akses layanannya menuju 1 juta mahasiswa pada beberapa tahun mendatang.
Capaian jumlah mahasiswa setengah juta lebih pada masa registrasi 2023.2 ini menunjukkan UT makin dicintai dan menjadi pilihan masyarakat untuk melanjutkan studi.
“Puji Syukur, Alhamdulillah ini sangat luar biasa. Saya sangat bangga dan terharu menyaksikan apa yang telah bapak/ibu lakukan di semua lini untuk mencapai target 500.000 mahasiwa ini. Rekan-rekan berjuang tanpa kompromi, memegang teguh keyakinan akan harapan dan mimpi yang bisa kita raih. Unyielding hope (harapan yang pantang menyerah). Melalui perjuangan yang sangat panjang, kerja keras, komitmen dan membangun kerja sama tim yang sangat solid. Akhirnya kita bisa mencapai setengah juta mahasiswa. Ini adalah milestone UT menuju satu juta mahasiswa, we will get there, Insyaallah,” ujar Rektor UT Prof Ojat Darojat,M.Bus.,Ph.D. dalam rilis yang diterima, Selasa, 19 September 2023.
Kepala Subdit Humas dan Pemasaran UT Dr. Maya Maria, S.E., mengatakan bahwa pada tanggal 19 September 2023, UT mengadakan acara syukuran atas karunia Tuhan dalam pencapaian lebih dari 500 ribu mahasiswa secara hybrid, di UT Convention Centre, dan diikuti masing-masing kantor UT daerah di seluruh Indonesia melalui zoom.
Pada kesempatan itu pula, lanjut Maya Maria, mahasiswa yang meregistrasi pada urutan 500.000 diundang hadir di UTCC. Dia adalah Oktarina Widyastuti, mengambil Program Studi Ilmu Administrasi Negara S1 di UT Yogyakarta. Tanggal bayar registrasinya pada 11 September 2023 pukul 18.30 WIB.
Lebih lanjut Maya Maria mengatakan, setelah pencapaian setengah juta lebih mahasiswa tersebut, Rektor UT mencanangkan bagaimana bisa menyediakan dan melayani mereka dengan baik, agar dapat kuliah tanpa mengalami kendala yang berarti dan dengan hasil akhir yang baik.
”Oleh karena itu, kita harus memastikan infrastruktur yang kita bangun, kegiatan pembelajaran yang kita lakukan, dan keseluruhan sumber daya yang dibutuhkan harus dicukupkan dengan tetap mengedepankan kredo better, cheaper, and faster. Better dalam kualitasnya, cheaper dalam biayanya, dan faster dalam prosesnya,” kata Prof Ojat.
Rektor berpesan pula, ke depan akan lebih meningkatkan program-program customer relationship management, customer care, customer intimacy dan sejenisnya.
Menjadi sangat penting dari semua lini layanan yang dikoordinasikan oleh ketua program studi masing-masing. Ini supaya attrition rate bisa menurun, sehingga penting bagi para Kaprodi untuk memelihara dan membangun retensi mahasiswa.
”Semoga UT makin membantu program pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan di seluruh tanah air. Juga UT dapat makin menyukseskan program peningkatan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi masyarakat Indonesia. Semoga UT makin jaya sukses turut membangun Indonesia maju,” ujar Maya Maria. (rls)

