pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kematian Ibu Hamil Meningkat

ENREKANG, BKM — Angka kematian ibu hamil di Enrekang semakin meningkat. Tercatat hingga 17 Mei tahun ini sebanyak 6 orang ibu hamil telah meninggal. Tahun 2015 yang lalu, sebanyak 4 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang, Marwan Ganoko mengatakan jika penyebab kematian ibu hamil rata-rata komplikasi kehamilan. Dimana penyebab pendarahan paling mendominasi kematian ibu hamil di Enrekang. “Rata-rata, pada pendarahan,” kata Marwan Ganoko yang menambahkan jika salah satu penyebab meninggalnya Lince ibu hamil warga pengungsi longsor Parombean Selasa 17 Mei pekan lalu karena pendarahan.
Pendarahan hebat lanjutnya dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat. Namun kata Marwan Ganoko, hal tersebut dapat dihindari jika ibu hamil tetap dalam pemeriksaan teratur selama kehamilah. “Biasanya ibu hamil yang sudah diberitahu dampaknya, masih juga tidak indahkan penyampaian bidan,” terangnya lagi.
Apalagi jika kehamilan yang berisiko kata Marwan Ganoko, seharusnya ibu hamil terus melakukan pemeriksaan kesehatan setiap saat di bidan desa. “Ibu hamil yang memiliki penyakit lain, ini berisiko. Dan harus terus melakukan pemeriksaan kesehatan,” ungkap Marwan lagi sembari mengatakan jika kematian ibu hamil di Enrekang salah satu penyebabnya adanya keterlambatan keluarga mengambil tindakan medis. “Sudah jauh-jauh hari disampaikan oleh petugas kesehatan di desa, ke dokter untuk periksa. Mau diantar lagi, tapi lagi-lagi, keluarga ibu hamil yang tidak menginginkan di bawa ke dokter,” jelas Marwan.
Untuk itu kata Marwan, pihaknya terus menyampaikan ke bidan yang ada di desa agar tidak henti-hentinya mendatangi para ibu hamil yang ada di wilayah kerjanya. (her/C)



×


Kematian Ibu Hamil Meningkat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar