SIDRAP, BKM — Pj Gubernur Sulsel Bahtiar berkunjung ke Kabupaten Sidrap dipusatkan di Rest Area Datae, Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Sabtu (11/11) kemarin. Bahtiar didampingi Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad. Hadir Wakil Ketua DPRD Sulsel, H. Syaharuddin Alrif dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Sulsel.
Rombongan Bahtiar disambut Wabup Sidrap, H. Mahmud Yusuf dan Sekda Sidrap, H. Basra. Tampak pula Forkopimda Sidrap, para Kepala OPD, Camat, Kades, Lurah, Ketua Bawaslu, Ketua KPU serta tokoh masyarakat. Bahtiar mengajak warga memanfaatkan lahan kosong ditanami pisang.
“Saya lihat masih banyak lahan kosong di Sidrap yang bisa dimanfaatkan. Ini akan menghidupkan ekonomi baru dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bahtiar.
Dia menyebut, Kabupaten Sidrap selama ini dikenal sebagai penghasil dan penyuplai utama komoditi beras, jagung, maupun telur. Ia optimis budidaya pisang juga bisa berhasil di Sidrap.
“Kita tidak larang komoditas lain, tapi kita mau manfaatkan lahan kosong. Dan saya percaya pisang akan berhasil, karena orang Sidrap kalau bekerja tuntas,” jelasnya.
Bahtiar juga mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan gelaran pemilu yang semakin dekat. “Mari bersama kita jaga ketertiban dan keamanan. Pilihan boleh beda tapi suasana kondusif harus selalu dijaga,” pesannya.
Sementara Wabup Sidrap menyambut baik kedatangan Pj Gubernur Sulsel di Sidrap. Di menyebut, Pemkab Sidrap siap mendukung program pembangunan daerah, khususnya terkait delapan program prioritas Pj Gubernur.
“Salah satunya program ketahanan dan kedaulatan pangan dalam bentuk penanaman pisang,” tuturnya.
Mahmud juga menyatakan, program prioritas lain yang perlu mendapat atensi bersama yakni pemilu dan pilkada 2024 berjalan baik dan lancar. Butuh usaha dan kerja keras dari semua pihak. Dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban, kelancaran proses, hingga pendanaannya.
“Perlu kami sampaikan, Pemkab bersama KPU dan Bawaslu Sidrap telah menyepakati pendanaan pilkada serentak tahun depan, ditandai ditandatanganinya dokumen naskah perjanjian hibah daerah,” papar Mahmud. (ady/C)

