MAKASSAR, BKM–Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Amin) minim ditemukan di Kota Makassar.
Hal itu dinilai bukan menjadi fokus partai pengusung, namun ada strategi lain yang akan dilakukan.
Pengamat Politik Universitas Hasanuddin, Sukri Tamma menilai, para tim lebih memilih untuk langsung turun ke masyarakat lapisan bawah.
Meski demikian, tim Amin juga pasti menyadari bahwa baliho termasuk rangkaian penting dari kampanye, dengan demikian dirinya akan lebih bekerja keras lagi di masyarakat.
“Tapi mereka saat ini harus bekerja keras. Jadi dalam situasi seperti ini semua upaya turun ke masyarakat itu harus dimasifkan. Kalau memang APK nya kalah banyak dengan Paslon lain, mungkin mereka punya strategi sendiri,” ucap Sukri, Kamis (14/12).
“Ini saya kira hanya kuantitas APK, tapi efektivitasnya bekerja dengan tim Amin. Tapi tim Amin juga pasti menyadari bahwa ini penting juga,”ujarnya.
Menurut
Sukri, partai pengusung Amin di Sulsel sudah solid, termasuk di daerah-daerah.
“Saya yakin partai pengusung memerintahkan semua jalan, yang di legislatif bekerja mengkampanyekan Capres dan cawapresnya. Jadi saya kira ini hanya startegi saja,” paparnya.
Sukri mengatakan, PKS, PKB dan Nasdem sudah sedari awal bekerja untuk Amin.
“PKS dan PKB Nasdem ini kan juga bekerja baik sekali. Tapi sekarang mereka bekerja di bawah ya, di masyarakat. Tidak terlalu banyak main di pemasangan alat peraga, saya kira ini kecenderungan secara nasional,” tukasnya.
(jun)

