MAROS, BKM — PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sultan Hasanuddin resmi menutup Posko Angkutan Udara Natal 2023dan Tahun Baru 2024 (Nataru 2023/2024), Kamis (4/1).
Penutupan Posko secara langsung dipimpin general manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di area Keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Turut hadir beberapa komunitas Bandara, seperti perwakilan dari Lanud Hasanuddin, Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Basarnas, Distrik Militer 1422 Maros, Airnav, Polsek Bandara, KKP Kelas I Makassar, BMKG, anak perusahaan serta maskapai dan groundhandling.
Selama Nataru 2023/2024 (19 Desember 2023 sampai 3 Januari 2024), untuk pergerakan pesawat periode sebelumnya sebanyak 3.645 pesawat dan periode ini hanya 3.424 pesawat atau turun sebesar 6,1 persen.
Pergerakan penumpang periode sebelumnya 448.713 orang, dan pada periode saat ini 439.919 penumpang atau turun sebesar 2 persen, pergerakan kargo periode sebelumnya 4.164 ton, dan pada periode saat ini 4.344 ton atau naik sebesar 4,3 persen.
Puncak arus mudik terjadi pada 22 Desember 2023 atau H-3 yaitu sebanyak 36.095 penumpang dan pergerakan pesawat sebanyak 259 pesawat. Untuk Kargo, tercatat pergerakan terbanyak adalah saat tanggal 21 Desember 2023 atau H-4 yaitu sebanyak 412 ton yang keluar masuk Bandara Sultan Hasanuddin.
Untuk Arus balik periode Nataru 2023/2024, tercatat terjadi pada 3 Januari 2024 atau H2+2 setelah tahun baru yaitu sebanyak 29.777 penumpang dan pergerakan pesawat sebanyak 215 pesawat.
Untuk Kargo, pergerakan terbanyak terjadi pada tanggal 29 Desember 2023 atau H+4 sebanyak 316 Ton. Bandara tujuan dan kedatangan terbanyak di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin adalah Bandara Soekarno Hatta Banten dengan 103.356 penumpang, Bandara Juanda Surabaya 64.754 penumpang, dan Bandara Haluoleo Kendari dengan jumlah 34.751 penumpang.
”Jumlah penumpang turun 6 persen dibandingkan tahun lalu. Meski mengalami penurunan di peride Nataru 2023/2024, namun secara data tahunan, jumlah penumpang tahun 2023 naik 8,5 persen dibandingkan tahun 2022,” ujar Taochid.
Jumlah penumpang tahun 2023 yaitu sebanyak 10.541.243 penumpang sedangkan jumlah penumpang 2022 yaitu sebanyak 9.716.877 penumpang. Tidak ada kejadian khusus yang menganggu operasional bandara selama posko berjalan.
Selama periode Nataru 2023/2024, sebanyak 77 penerbangan ekstra terealisasi untuk membantu mengakomordir kebutuhan masyarakat yang mudik.
Di antaranya maskapai Lion Air, Garuda Indonesia, dan Citilink. Realisasi penerbangan ekstra ini mencapai 82 persen dari rencana penerbangan ekstra sebanyak 93 penerbangan. (ari/c)

