PAREPARE, BKM — Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali menyambut kedatangan investor dari Grup Lippo, sebuah perusahaan besar yang didirikan Mochtar Riady, Hypermart milik PT Matahari Putra Prima Tbk. Meliputi 100 gerai di 2021 dan Investor Perhotelan Bintang 5, Jumat (2/2).
Kunjungan ini untuk memperlihatkan potensi aset-aset Pemkot Parepare yang tidak terpakai, dengan harapan dapat dimanfaatkan untuk proyek investasi yang berkelanjutan.
Pemkot Parepare mengidentifikasi sebanyak tujuh aset daerah yang kini tidak terpakai. Beberapa diantaranya bangunan lantai III Pasar Lakessi, Pasar Kuliner Samping Kantor Gabungan Dinas Pelayanan Perizinan, Bekas CU Lama di Jalan Bau Massepe, Pasar Seni Matras, dan Halaman Belakang Rs. Hasri Ainun Habibie.
Usai kunjungan Akbar Ali menyampaikan komitmennya mengoptimalisasikan aset-aset tersebut guna mendukung perkembangan ekonomi dan infrastruktur di Kota Parepare.
“Pemkot punya banyak aset, baik bergerak maupun tidak bergerak khususnya kawasan yang tidak bergerak ada sekitar tujuh titik. Apakah itu dibangun dalam bentuk sebuah Mall, Hypermart, Bioskop, perhotelan dan lainnya, yang jelas kita memperkenalkan bahwa kota Parepare ini memiliki pusat aset-aset yang sangat potensial, “jelas Akbar.
Pada pertemuan tersebut, investor diajak bersama-sama menjelajahi potensi pengembangan kawasan-kawasan yang telah disebutkan.
“Kami yakin bahwa dengan memanfaatkan aset-aset yang tidak terpakai ini, kita dapat menciptakan proyek-proyek yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi di Kota Parepare,” ujar Akbar Ali.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan investasi dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah dan investor akan membuka peluang baru untuk mengembangkan potensi kota ini secara maksimal. (mup/C)

