pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Jalan Poros Tandukkalua-Tabulahan Rusak Berat

MAMASA, BKM — Ruas jalan yang menghubungkan Malabo Kecamatan Tandukkalua menuju wilayah III yang meliputi tujuh kecamatan, masing-masing Kecamatan Rantim, Mehalaan, Bambang, Mambi, Aralle, Bumal, dan Kecamatan Tabulahan, sudah tidak layak lagi disebut jalan. Pasalnya, jalanan sepanjang 56 kilometer dari kecamatam Tandukkalua menuju Kecamatan Tabulahan yang berbatasan Kabupaten Mamuju, selain berlubang juga berlumpur. Sopir yang kendaraan yang melintas utamanya roda empat harus berjuang ekstra keras.
Arwan, salah seorang pengemudi asal Polewali Mandar (Polman), mengatakan, dirinya harus berjuang ekstra keras untuk dapat melalui jalan poros ini. Karena kondisi jalan ini berlumpur. ”Kasian mobil dipaksa jalan. Tapi apa hendak dikata. Mau makan apa kalau kita tidak muat penumpang,” kata Arwan.
Arwan mengatakan, terkadang saat melalui rute ini ia harus bermalam di jalan. ”Apalagi kalau ada mobil lain yang rusak di depan atau belakang, terpaksa kita harus menunggu sampai mobil yang rusak itu selesai diperbaiki. Kami para sopir berharap jalan ini diperhatikan. Kasian warga di wilayah III sangat tersiksa melewati jalan ini, termasuk kami para sopir setiap saat melintas biaya kerusakan mobil lebih besar daripada penghasilan,” tuturnya.
Hal senada dilontarkan Luther, penduduk Kecamatan Bumal yang berdomisili di Kendari. Saat pulang ke kampung halamannya beberapa waktu lalu, ia merasa sangat kaget. Karena kondisi jalan menuju ke kampung halamannya rusak parah. Kondisi jalan seperti ini diakui sama ketika jaman tahun 1970.
”Berarti ini tidak ada kemajuan. Ini sangat di luar dari pikiran saya. Saya pulang kampung setiap dua tahun sekali kalau ada acara keluarga. Sangat memprihatinkan. Dimana hati nurani pejabat kita. Berarti Indonesia ini belum merdeka. Sebab Mamasa ini bagian dari NKRI belum menikmati akses jalan,” katanya.
Begitu pula yang dilontarkan Daud B, tokoh masyarakat Mamasa. Pihaknya juga prihatin dengan kondisi jalan ke wilayah III yang menghubungkan tujuh kecamatan. Jalan ini sebenarnya sudah tidak layak digunakan. ”Bagusnya jalan ini ditutup saja biar orang kembali jalan kaki. Kasian saudara- saudara kita di wilayah III yang setiap saat melewati jalan ini harus berjuang melawan lumpur dan lubang. Dimana nurani para pejabat Pemprov Sulbar. Apalagi janji bapak gubernur tempo hari. Katanya akan memuluskan jalan dari Tabulahan ke Tabang perbatasan Tana Toraja (Sulsel). Ini hanya janji saja. Olehnya itu, pemilihan gubernur sudah diambang pintu, pilihlah bakal calon gubernur yang tidak berjanji tetapi nyata. (dar/mir/c)



×


Jalan Poros Tandukkalua-Tabulahan Rusak Berat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar