MAKASSAR, BKM — Pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sulselbar melakukan audiens dengan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Sulsel, drh Nurlina Saking, M.Kes, MH di kantor Dinas PKH Sulsel Jalan Veteran Selatan Makassar, Kamis (22/2/2024).
Kadis PKH saat menerima pengurus PDHI Sulselbar didampingi Kepala Bidang Keswan Kesmavet Dinas PKH, drh Sriyanti.
Sementara, pengurus PDHI dipimpin langsung Ketua PDHI Sulselbar, drh Aminuddin.
Pada pertemuan ini dibahas berbagai hal. Utamanya tentang tantangan pembangunan di bidang peternakan yang semakin kompleks, peran dokter hewan mengalami pergeseran paradigma dalam pelayanan yang sebelumnya berbasis penyakit menjadi pelayanan berbasis kesehatan hewan secara menyuluh.
Menurut para dokter hewan, melalui good veterinary practices pada proses budidaya hingga memastikan keutuhan, higientitas, keamanan dan mutu pangan asal hewan, mereka berperan untuk menjaga kesejahteraan masyarakat.
Makanya, sebagai wadah berhimpunnya pada dokter hewan se-Sulawesi Selatan dan Barat, PDHI menyadari peran-peran strategis yang semakin kompleks yang dihadapi dokter hewan khususnya di instansi pemerintah perlu mendapatkan dukungan maksimal dari berbagai elemen masyarakat. Tentu saja organisasi profesi harus menjadi sistem support dalam memaksimal kinerja pemerintah dalam pelayanan veteriner di masyarakat.
Kadis PKH Sulsel, drh. Nurlina Saking berharap komunikasi ini sebagai dukungan organisasi profesi terhadap pelayanan veteriner pemerintah yang akan terus bekerja keras untuk kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai bagian dari pemerintah, pelayanan kepada masyarakat di Sulawesi Selatan tentu saja kita harapkan akan terus ditingkatkan,” katanya.
Ia mengatakan, berbagai kendala-kendala di lapangan mereka bisa hadapi dengan dukungan semua pihak, semua stake holder peternakan dan kesehatan hewan yang ada di Sulawesi Selatan.
“Tujuannya bagaimana semua masyarakat terlayani dengan baik, dan program-program yang kita sudah canangkan bersama bisa maksimal,” pungkas Nurlina.
Pertemuan ini menginisiasi program kolaborasi untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan hewan di Sulawesi Selatan. Dinas PKH Sulsel tahun ini memiliki program-program peternakan prioritas, salah satunya program intensifikasi inseminasi buatan (IB) pada ternak untuk peningkatan populasi. Selain itu, fasilitas pengolahan hasil produksi melalui perbaikan sarana dan peningkatan jumlah rumah potong hewan yang tersertifikasi diharapakan mampu menghasilkan kualitas produk daging yang aman, sehat, utuh dan halal.
“PDHI sebagai wadah silaturrahmi dokter hewan diharapkan dapat berperan untuk meningkatkan kapasitas anggota, saling berbagi pengetahuan tentang isu-isu pangan, kesehatan hewan dan industry peternakan serta mendorong peran dokter hewan agar dilibatkan lagi dalam pembangunan daerah. PDHI intinya adalah system support untuk pemerintah,” tegas Ketua PDHI Sulselbar, drh Aminuddin.
Silaturahmi ini menghasilkan program kolaborasi antara lain menggagas sosialisasi peraturan penerbitan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) untuk jenis usaha peternakan dalam rangka meningkatnya kapasitas usaha dan pengusaha peternakan untuk menghasilkan produk-produk peternakan yang berkualitas.
Lebih jauh, kolaborasi ini akan dapat memetakan berbagai tantangan, mencari solusi, hingga melahirkan berbagai program yang lebih baik, untuk mendukung program pembangunan peternakan dan Kesehatan hewan di Sulawesi Selatan ke arah yang lebih baik. (rls)

