PAREPARE, BKM — Pemkot Parepare melaksanakan Pekan Kebudayaan Daerah tahun 2024 sebagai rangkaian memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Parepare yang ke 64 tahun sebagai bagian dari melestarikan kebudayaan daerah menuju kota tujuan investasi.
Kegiatan tersebut dimulai Sabtu (24-27/2) dengan berbagai lomba Pekan Kebudayaan Daerah yakni pawai budaya, tari jjeppeng, mallongga, gandrang bulo, maggasing yang dibuka Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali di Alun Alun Lapangan Olahraga Andi Makkasau, Sabtu (24/2).
Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali menyaksikan langsung para peserta pawai dari berbagai jenis budaya adat yang ada di Sulsel oleh para siswa siswi SD, SMP, SMA hingga selesainya pawai berbaris keluar dari Lapangan Andi Makkasau. Hadir Wakil Ketua I DPRD Tasming Hamid, Sekkot Parepare Husni, Kadis Kominfo Anwar Amir, Camat Ujung Yusuf Azis, Camat Soreang Awaluddin dan sejumlah unsur Forkopimda, para asisten, dan OPD dan lembaga pertikal se Kota Parepare.
Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali mengatakan pawai budaya merupakan hal yang biasa dilakukan sejak dahulu pada setiap acara perayaan pawai budaya dan perlu dilestarikan. Masyarakat Sulsel dihuni suku-suku besar seperti Bugis, Makassar, Mandar, Luwu, dan Toraja yang memiliki adat dan budayanya masing-masing.
”Ada 1.300 suku di Indonesia dan beberapa suku besar diantaranya ada di Sulsel. Setiap suku itu pada kegiatan acara perayaan menampilkan tarian budaya khas masing-masing, seperti, ma’llongga, ma’ccengke, ma’ggasing, ma’puntung yang menjadi hiburan rakyat pada jamannya,”jelasnya.
Oleh karenanya, Akbar menyampaikan agar pelestarian budaya daerah Sulsel dilakukan disetiap momen, khususnya pada kegiatan perayaan HUT Parepare kali ini.
”Mudah-mudahan kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Pemkot pada setiap perayaan HUT,” jelas Akbar.
Akbar juga membuka kegiatan pekan budaya dan memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik, SD, SMP dan SMA yang hadir menyemarakkan carnaval budaya tersebut.”Pekan budaya dalam rangka HUT Kota Parepare yang ke 64 secara resmi. (mup/C)

