MAKASSAR, BKM — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) melaksanakan salah satu program kerjanya bernama Hidayah, akronim dari Hadirkan Ikhlas dan Doa Untuk Anak Yatim. Hidayah yang berlangsung, Minggu (31/3) di Yayasan Panti Asuhan Harapan Mandiri Jalan Tidung 5 Makassar ini merupakan bentuk inisiatif serta kepekaan sosial.
Hadir dalam acara ini Lurah Bonto Makkio yang diwakili Kepala Seksi Pemerintahan dan Trantib Mila Saptawati, S.S, yang sekaligus membuka kegiatan. Tampil memberikan sambutan Sekretaris Jurusan Perbankan Syariah Dr. Supriadi Hamid, S.E.I., M.E.I, serta Ketua Dewan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Yahya Nur.
Dalam sambutannya, Dr. Supriadi Hamid menyampaikan harapannya agar acara ini dapat memberikan dampak yang besar.

Terdapat delapan item yang dilaksanakan pada kegiatan tersebut. Mulai dari Kultum hingga pembagian sembako yang secara langsung diberikan kepada pengelola pantia asuhan. Penyaluran sembako serta paket beras didukung oleh Badan Amil Zakat Provinsi Sulawesi Selatan.
Selain itu, untuk lebih memeriahkan acara, panitia menginisiasi perlombaan keagamaan dalam bentuk lomba ceramah, tadarus, adzan hingga lomba hafalan surah pendek. “Melihat respons positif hingga antusias anak-anak dalam mengikuti perlombaan ini, mengindikasikan kesuksesan pelaksanaan program kerja ini, sehingga memberikan semangat untuk terus memberikan pengaruh positif bagi orang lain,” ucap Fadhil Arsyam Gultom selaku Ketua Panitia Hidayah.

Bukan hanya itu, dengan melihat potensi yang ada dalam panti asuhan, panitia pelaksana mengadakan pelatihan kewirausahaan. Harapannya, setelah kegiatan ini dapat memberikan pemahaman serta motivasi dalam bidang kewirausahaan kepada anak-anak panti asuhan. Dengan begitu diharapkan muncul inovasi kreatif dan pengembangan sumber daya manusia yang lebih baik, serta kompetitif di era modern ini.
Dalam kesempatan ini yang memberikan pelatihan kewirausahaan adalah Ayunda Bunga Sahila Hizbul Istiqomah, mahasiswa Perbankan Syariah yang telah menggeluti dunia ekonomi kreatif melalui usaha-usaha yang dijalankannya. Sehingga selain pemahaman teoretis, juga memberikan praktik dalam membuat produk usaha. Hal ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak panti asuhan secara efektif melalui pelatihan kewirausahaan.

Pada sesi akhir dirangkaikan dengan kultum yang dibawakan langsung oleh dosen Perbankan Syariah Samsul, S.A.B., M.A. Kemudian ditutup dengan pemberian hadiah juara perlombaan-perlombaan serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Dr. Amiruddin K.M.E.I. dengan Ketua Yayasan Panti Asuhan Harapan Mandiri Nurdin.
Penandatanganan MoU ini sebagai bentuk komitmen kedua pihak dalam mencapai masa depan yang lebih baik melalui pembinaan yang dilakukan secara langsung terhadap usaha-usaha yang akan dijalankan oleh Panti Asuhan Harapan Mandiri. (rls)

