MAKASSAR, BKM–Pedagang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere mengeluh. Pasalnya, kawasan pelelangan ikan tersebut kurang aman. Ikan jualan pedagang kerap hilang karena dicuri.Dalam sepekan, beberapakali kejadian pencurian.
Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar Ray Suryadi Arsyad mengatakan, pencurian ikan maupun hasil laut lainnya mencapai satu sampai dua kasus tiap pekan.
Pencurian ini pun dinilai sangat merugikan pedagang, apalagi satu boks (gabus) berkisar di harga Rp1 juta.
Sementara rata-rata jualan pedagang yang dicuri mencapai dua sampai tiga gabus.
“Pencurian disana terjadi hampir tiap minggu 1-2 kasus, masyarakat di sana terutama penjual kehilangan banyak, kalau satu gabus diangka Rp1 juta dikali 2-3 gabus itu modal mereka untuk berdagang, artinya mereka rugi,” ungkap Ray.
Legislator Fraksi Partai Demokrat Makassar ini sangat menyayangkan kejadian ini, diduga oknum merupakan orang luar atau bukan berasal dari warga TPI Paotere.
Olehnya itu, keamanan TPI Paotere kata Ray perlu ditingkatkan. Dinas terkait seperti Dinas Perikanan dan Pertanian serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) perlu memberikan perhatian khusus.
Ray berharap, Diskominfo menambah CCTV dengan kualitas baik untuk memperketat keamanan pelelangan.
“Ada CCTV tapi tidak memadai, kalau bisa 36 titik di wilayah TPI supaya bisa detail dan kualitasnya full HD bukan yang abal-abal,” harapnya.
Dinas Perikanan dan Pertanian juga diharapkan memaksimalkan keamanan TPI Paotere dengan bekerjasama dengan aparat kepolisian maupun TNI. Apalagi, ada alokasi anggaran keamanan dan kebersihan TPI Paotere Rp100 juta per tahun di DP2.
“Saya harap lewat UPTD pelelangan segera mungkin mengimplementasikan kelompok pengamanan. Apakah minta bantuan polisi atau TNI untuk stay dan diberikan insentif per bulan dari anggaran Rp100 juta itu,” tutupnya.
Dikonfirmasi terpisah,Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Makassar, Ismawaty Nur menerangkan bahwa pihaknya sudah menerima keluhan tersebut.
Dia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan anggora DPRD Makassar Ray Suryadi untuk membicarakan terkait kebutuhan CCTV di TPI Paotere.
Rencananya, kata wanita yang akrab disapa Isma itu, pengadaan CCTV di tempat pelelang ikan terbesar di Sulsel itu akan dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2024 mendatang.
“Rencana akan kami usulkan di perubahan. Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Ray untuk membicarakan kebutuhan CCTV di sana,” tandas Isma.(rhm)

