PAREPARE, BKM — Polsek Soreang menurunkan sejumlah personel melakukan pengamanan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi akibat kejadian pohon besar yang tumbang menimpa pagar rumah milik warga. Pohon besar yang tumbang melintang, juga menutupi jalan sehingga akses lalu lintas kendaraan ikut terhambat dan membahayakan para pengguna jalan.
Dampak lain yang diakibatkan pohon tumbang yakni menimpa sejumlah kabel listrik. Besarnya tekanan yang menimpa kabel listrik sehingga mengakibatkan tiang listrik yang terbuat dari beton pun ikut mengalami kerusakan (retak). Sedikitnya ada lima tiang listrik beton yang dilaporkan mengalami kerusakan.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ladong Mursadi samping SMK 2 Parepare, Kelurahan Ujung Baru Kecamatan Soreang, pada Selasa (2/7) malam sekitar pukul 21.30 wita. Pohon besar yang tumbang berasal dari dalam kompleks SMK 2 Parepare.
Kapolsek Soreang Iptu Kisman menyebutkan penyebab tumbangnya pohon tersebut diakibatkan hujan deras disertai angin kencang. Diketahui, wilayah Kota Parepare pada umumnya di guyur hujan deras sejak Selasa (2/7 ) malam.
“Anggota yang ke lokasi kejadian dipimpin Aiptu Abd Rahman mendapatkan informasi bahwa penyebab terjadinya pohon tumbang adalah hujan deras disertai angin kencang,”ujar Iptu Kisman.
Evakuasi terhadap pohon tumbang ini belum dilakukan lantaran jika dilakukan pemotongan pada pohon tersebut akan ikut mempengaruhi tiang beton yang rusak, aparat dari BPBD Parepare bersama BNPB dan PLN yang tiba di lokasi kejadian, memperkirakan tiang listrik beton yang rusak itu akan ikut patah dan menimpa rumah warga jika dilakukan pemotongan pohon tumbang tersebut.
” Iya, menurut tim dari Penanggulangan Bencana di lokasi kejadian memperkirakan seperti itu, tiang listrik yang terbuat dari beton ikut patah dan patahannya menimpa rumah warga,” tutur Kapolsek.
Hingga Rabu (3/7) upaya evakuasi masih terus dilakukan pihak terkait. Saat ini PLN sedang menunggu datangnya lima tiang listrik beton pengganti dari Kabupaten Sidrap.
” Iya, sampai saat ini tidak ada korban jiwa di lokasi. Hanya asaj kerugian material diperkirakan Rp 2 juta,” pungkas Kapolsek. (mup/C)

