GOWA, BKM — Lembaga Perguruan Pencak Silat Tunirannuang (PPST) Barombong Kabupaten Gowa dinilai masyarakat telah sukses menjadi wadah pengembangan ekstrakurikuler bagi peserta didik usia remaja. Yakni berupa keterampilan dan kecakapan hidup (soft skill).
Dalam turnamen pencak silat tingkat nasional memperebutan piala Kemenpora pada 5 dan 6 Juli 2024 di Parepare misalnya. PPST membukukan berupa 6 emas, 7 perak, dan 11 perunggu. Sebanding hasil turnamen pencak silat yang berlangsung di GOR Sudiang Makassar tahun sebelumnya.
Menurut Ketua PPST Abdul Wahid, PPST Barombong menyelenggarakan pengembangan kreativitas siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik usia dini hingga usia remaja (PAUD, tingkat SD, SMP dan SMTA) mengalami kemajuan dalam dua tahun terakhir.
Di antaranya peserta didik SMPN2 Barombong, Ahmad Nur Insan medali (emas), Muh Iqram Junaedy (perunggu). Di tingkat SMAN 22 Gowa, Muh Ilham (emas), Dwi Andika Pratama (emas), Muhammad Fahri (emas).Pada SMP1 Polut Asril Febriawan (emas). MIN 1 Gowa Muh Alwahyu (emas).
Abdul Wahid menjelaskan, PPST menyelenggarakan pengembangan kreatifitas melalui kegiatan ekstrakurikuler tiga kali dalam seminggu. Pada hari-hari biasa berlangsung latihan malam. Hari Minggu berlangsung sore dengan titik konsentrasi latihan di Barombong.(zai)

