pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bank Fisoco Gelapkan Uang Nasabah

JENEPONTO, BKM — Bank Fisoco Syariat Mandiri (BFSM) dilaporkan kasus penipuan lantaran membawa kabur uang Rp10 miliar milik nasabahnya.
BFSM sebelumnya mengontrak sebuah ruko di Jl Pahlawan Bontosunggu Kota, Kelurahaan Empoang, Kecamatan Binamu untuk dijadikan kantor.
Hanya lima bulan beroperasi di Jeneponto, sejak Januari hingga Mei 2016, kantor BFSM sudah kosong. Adapun uang nasabah yang sebelumnya berhasil direkrut pihak bank sebesar Rp10 miliar, ikut dibawa kabur oleh pihak bank.
“Memang baru lima bulan mengiontrak kantor di ruko itu. Tiba-tiba hari Rabu 15 Juni, direktur kami meminta untuk mengosongkan kantor. Saya kaget karena perintah itu tanpa ada pemberintahaan lebih awal,” beber mantan karyawan BFSM, Abd Rachnan, Jumat (17/6).
Adapun Direktur BFSM diketahui bernama Agus Alam SE MM dan beralamat Kampung Lassangte’ne, Desa Bungungloe, Kecamatan Turatea. Informasi yang diterima Rachman, direksi BVSM mengosongkan kantor dan berencana akan pindah ke Makassar.
Rachman mengatakan, modus penipuan yang dilakukan pihak bank, yakni melalui program program cuci tangan sehat ke sejumlah sekolah di Jeneponto. Setiap siswa diimingi bantuan sosial sebesar Rp150.000 perbulan, namun dengan syarat setiap siswa wajib membuka rekening di BFSM dengan nilai saldo awal sebesar Rp250.000.
“Kali meki sendiri Rp250 ribu kali ribuan siswa hasilnya bisa miliaran. Informasi yang saya dengar jumlah kas bank terkahir sudah mencapai Rp10 miliar lebih,” urainya.
Guna melancarkan modusnya, pihak bank juga menawarkan bunga 10 persen. Tercacat deposito nasabah BFSM paling kecil Rp5 juta dan terbesar mencapai Rp80 juta. Tak hanya para siswa, sejumlah pengusaha bidang pertanian di Kabupaten Jeneponto yang menjadi nasabah BFSM juga mengaku ikut tertipu. Pihak bank kepada pengusaha menjanjikan mereka bantuan pengadaan pom bensin jika menyimpan dana hingga puluhan juta.
Seperti yang diungkapkan H Badorra, seorang pengusaha rumput laut di Kampung Ujungloe, Kelurahan Biringkassai, Kecamatan Binamu.
“Saya sudah deposito uang Rp60 juta, tapi sampai sekarang belum datang alat pom bensin pertamini. Saya akan lapor juga ke polisi karena ini sudah penipuan,” keluhnya.
Sementara itu, pihak Polres Jeneponto melalui Kaur Bin Ops Reskrim, Iptu Nasruddin mengaku sudah menerima sejumlah laporan nasabah BFSM.
“Kita masih memeriksa laporannya. Tentu kami tindaklanjuti termasuk mencari Direktur BFSM yang bernama Agus Alam,” jelas Iptu Nasruddin. (krk-ril)



×


Bank Fisoco Gelapkan Uang Nasabah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar