MAMUJU, BKM — Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Sulawesi Barat baru-baru ini telah membawa sebanyak 25 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berguru di Yogyakarta. Kepala Bidang Pengembangan UKM pada kantor Dinas Koperindag Provinsi Sulbar, Petrus Iminggus, saat ditemui BKM di ruang kerjanya, Jumat (17/6), menjelaskan, pihaknya baru-baru ini telah membawa para pelaku UKM yang ada di wilayah Sulbar untuk melakukan magang ke Yogyakarta.
”Salah satunya untuk melihat secara langsung dan ikut dilatih dalam tatacara membuat kursi, meja, serta tempat tidur yang bahan bakunya terbuat dari bambu. Selain itu, mereka juga diberi pelatihan soal tatacara melakukan pembuatan batik,” ungkap Petrus Iminggus.
Rombongan Dinas Koperindag Sulbar bersama 25 UKM Sulbar diterima langsung Kepala Bidang UKM pada Dinas Koperasi dan Perdagangan Yogyakarta, Sultani. Petrus Iminggus lanjut mengatakan, dari 25 orang pelaku UKM yang dibawa ke Yogyarakarta berasal dari tiga kabupaten, masing-masing Kabupaten Mamuju 5 orang, Mamasa 10 orang, dan Kabupaten Mamuju Tengah 10 orang.
Iminggus mengatakan, para pelaku UKM yang telah mengikuti pelatihan di Yogyakarta, nantinya agar mampu mengembangkan usaha di wilayah Sulbar. Di antaranya pengembangan untuk membuat usaha industri bambu serta untuk penenungan kain lokal yang ada di Sulbar. Sehingga nantinya dapat dikembangkan untuk dilaksanakan perbatikan dengan mengembangkan corak lokal yang ada di wilayah Sulbar.
Berbicara mengenai bahan baku bambu untuk pengembangan industri yang terbuat dari bambu di Sulbar, kata Iminggus, sangatlah terdukung bahan bakunya. Sehingga akan bisa maju secara pesat ketika pelaku UKM ini dapat mengembangkannya di wilayah Sulbar. ”Untuk itu, kami dari Dinas Koperindag Sulbar terus memfasilitasi dan mendorong kemajuan terhadap para pelaku UKM yang ada di wilayah Sulbar,” paparnya.
Pemagangan yang dilakukan dinas Koperindag Sulbar kepada 25 orang UKM di Yogyakarta bertujuan membuka pola pikir para pelaku usaha khususnya kategori UKM yang ada di Sulbar, dapat melakukan usaha ke daerahnya masing-masing. Kalau itu terjadi, maka juga akan memberikan dampak untuk membuka lapangan kerja serta akan mampu menumbuhkan ekonomi pada daerah ini,” katanya. (ala/mir/c)
Dinas Koperindag Bawa 25 UKM Berguru di Yogyakarta
×

