MAKASSAR, BKM– Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, punya tujuh langkah untuk mendesain APBD sehat 2024 dan 2025.
Ia menekankan, perlunya ada efisiensi perjalanan dinas, makan minum dan rapat. Zudan menyampaikan ini saat Apel yang dilaksanakan secara virtual ini juga diikuti oleh beberapa provinsi lain Ia menyampaikan, terkait desain APBD sehat, ini perlu agar semua tata kelola pemerintahan bisa lebih baik lagi. Mengidentifikasi tujuh langkah yang bisa dilakukan menuju APBD sehat 2024/2025.
Pertama sebut dia, seimbang belanja dan pendapatan; Kedua, gali sumber pendapatan baru, manfaatkan aset yang masih idle; Ketiga, kewajiban dianggarkan 12 bulan; Keempat, utang diakui dan dianggarkan dalam APBD; Kelima, penghematan belanja operasional; Keenam, perjalanan dinas (penjadin), rapat, makan dan minum diefisienkan; Ketujuh, upayakan semua unit penghasil mendapatkan keuntungan.
“Misalnya perjalanan dinas, rapat dan makan minum bisa kita efisienkan dengan acara-acara seperti ini,” kata Zudan, Selasa (27/8).
Untuk prestasi yang ditorehkan di tingkat nasional, tercatat 17 penghargaan yang dicapai.
“Yang di tingkat nasional penghargaannya ada yang diraih oleh Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kesehatan serta berbagai OPD lainnya,” ujarnya.
Adapun terkait digitalisasi tata kelola administrasi pemerintahan lanjut Zudan, awalnya hanya diterapkan sebagian saat ini sudah hampir 100 persen bertransformasi ke digital tata kelolanya.
Sebelumnya, akun hanya 332 akun tanda tangan elektronik menjadi 1.065 akun. Setelah Zudan menjabat telah naik menjadi lebih 300 persen.
“Ini akan kita kembangkan terus akunnya hingga ke tingkat sekolah, sehingga nanti kepala sekolah bisa tanda tangan dari manapun. Sehingga tata kelola digital dan tata kelola arsipnya jauh lebih bagus dan mudah,” jelasnya. Dengan transformasi digital bisa bergerak ke pelayanan publik yang lebih bagus. Termasuk memotong proses yang tidak perlu atau persyaratan-persyaratan yang tidak diperlukan. Sehingga layanan publik menjadi lebih cepat dan akurat.
“Terima kasih kita sudah melakukan lompatan luar biasa, digitalisasi tata kelola administrasi pemerintahan,” pungkas Zudan. (jun)

