MAKASSAR, BKM — Indonesia saat ini tengah berada dalam tren positif pertumbuhan pariwisata, yang didukung faktor kemudahan. Baik terkait akses informasi, reservasi ke negara destinasi, maupun ketersediaan travel fair secara online dan offline.
Travel fair memiliki daya tariknya sendiri. Dimana, kehadiran beragam vendor travel dalam satu tempat memberikan keleluasaan bagi pengunjung untuk dapat melakukan komparasi harga, promo khusus yang ditawarkan tiap agen perjalanan saat pelaksanaan travel fair, hingga variasi tempat wisata, baik domestik maupun internasional.
Ketua DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurhayat, mengungkapkan, saat ini wisatawan asing dan nusantara cenderung menyukai perjalanan yang menawarkan pengalaman penuh makna, personal, dan berkualitas.
Tren tersebut terefleksi dari kecenderungan wisatawan untuk memilih pengalaman yang dapat berinteraksi langsung dengan budaya, tradisi, kehidupan riil masyarakat lokal (storynomics tourism), hingga paket wisata yang menimbulkan rasa bangga (jet-setting).
Sebagian wisatawan juga tertarik dengan paket alam dan kesehatan mental (wellness experience) paska pandemi. Hal ini juga ditopang kemampuan dan kebiasaan untuk dapat bekerja di mana saja Sehingga di samping bekerja, wisatawan juga berlibur (bleisure atau business and pleasure).
Fokus pada pemulihan kondisi mental ini membuat wisatawan memerlukan proses persiapan yang mudah dan tidak akan justru membuat stress.
”’Kita punya kekayaan pariwisata. Tetapi tantangan kita adalah harus bisa menawarkan paket wisata yang sesuai tren saat ini. Peran travel agent dalam mengemas paket wisata menjadi penting. Di samping kolaborasi semua pihak dalam menumbuhkan ekosistem pariwisata yang nyaman dan penuh makna bagi wisatawan,” pungkas Direktur Utama Al Jasiyah Travel ini.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) selama 2023 mencapai 7,52 juta perjalanan. Jumlah ini meningkat 112,26 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 3,54 juta perjalanan.
Di Makassar, masyarakat juga mulai meningkatkan mobilitasnya. Termasuk untuk bepergian dan berlibur. Hal ini terlihat dari peningkatan arus penerbangan keluar dari Bandara Sultan Hasanudin sebesar 20 persen dan peningkatan pergerakan pesawat sebesar 12 persen pada musim libur tahun 2024.
Adanya peningkatan arus penerbangan ini tentunya membuat masyarakat Makassar berupaya mencari harga tiket dan paket liburan terbaik. Sehingga travel fair dapat menjadi salah satu solusi.
Melihat tren dan untuk menjawab kebutuhan tersebut, Danamon sebagai bank yang senantiasa mendengarkan kebutuhan nasabahnya, menghadirkan Travel Fair di DXPO by Danamon yang diadakan di Trans Studio Mall, Makassar, tanggal 22 sampai 25 Agustus 2024, sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun bank yang tahun ini genap berusia 68 tahun ini.
Di pameran ini, beragam mitra travel agent Danamon serta promo menarik ke destinasi-destinasi yang sedang menjadi favorit wisatawan Indonesia, yang dapat membantu nasabah merencanakan liburan spesial dengan harga terbaik.
Selain itu, Travel Fair di DXPO by Danamon 2024 di Makassar juga memamerkan berbagai solusi keuangan dan promo untuk membantu pengunjung dan nasabah menyiapkan untuk ibadah Umrah dan Haji melalui rekanan travel agent syariah.
Direktur Utama Danamon, Daisuke Ejima, mengatakan, penyelenggaraan DXPO by Danamon 2024 di Makassar ini merupakan salah satu bukti komitmen Bank tersebut untuk hadir bagi nasabahnya di seluruh Indonesia.
”Di sini, Danamon bersama grup perusahaan dan mitra strategisnya memamerkan kemampuan produk, layanan, dan channel yang dimiliki kepada nasabah dan seluruh pengunjung DXPO by Danamon 2024,” jelasnya. (mir)
Mitra Travel Agent Danamon Bantu Nasabah Merencanakan Liburan Spesial dengan Harga Terbaik
×

