GENERASI Z atau mereka yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an telah tumbuh di era digital yang serba cepat dan penuh inovasi. Namun, di tengah kemajuan teknologi dan informasi, ada tantangan kesehatan serius yang masih menjadi perhatian global yaitu stunting.
Bagi generasi Z, isu stunting bukan hanya masalah kesehatan yang terjadi di masa lalu, tetapi ancaman nyata yang bisa berdampak pada kualitas hidup generasi masa depan.
Stunting terjadi ketika anak tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup selama masa pertumbuhan kritis, terutama pada seribu hari pertama kehidupan.
Kekurangan gizi ini menyebabkan terhambatnya perkembangan fisik dan otak, sehingga anak menjadi lebih pendek dari rata-rata dan berisiko mengalami keterlambatan kognitif.
Dampak jangka panjangnya bisa mencakup kesulitan belajar, rendahnya produktivitas, dan risiko kesehatan kronis saat dewasa.
Lebih dari sekadar memahami masalah stunting, gen Z juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa mereka dan generasi berikutnya mendapatkan akses yang setara terhadap kesehatan dan nutrisi.
Dengan pemanfaatan teknologi, kolaborasi dengan berbagai pihak, dan kesadaran yang tinggi, generasi Z memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor dalam mengurangi angka stunting di seluruh dunia.
Masalah stunting sebenarnya bukan hanya tentang kesehatan fisik, tetapi juga tentang masa depan. Dengan terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting, generasi Z dapat membantu menciptakan dunia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya untuk semua orang.
Generasi Z memiliki peran penting dalam menghadapi masalah kesehatan global, seperti stunting dan penyakit menular. Sebagai generasi yang tumbuh di era digital dengan akses informasi yang tak terbatas, gen Z memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam menyelesaikan masalah-masalah ini dengan cara yang inovatif dan efektif.
Adapun cara yang dapat dilakukan diantaranya meningkatkan kesadaran melalui media sosial, memanfaatkan teknologi untuk inovasi kesehatan, mendorong advokasi dan kebijakan, berpartisipasi dalam kegiatan sukarela, membangun kesadaran untuk hidup sehat serta berkolaborasi dengan berbagai pihak. (jar)

